Yohana Susana Yembise, Menteri Perempuan Indonesia Pertama

 Yohana Susana Yembise, Menteri Perempuan Indonesia Pertama

Kitapastibisa.id – Yohana Susana Yembise, Menteri Perempuan Indonesia Pertama dari Papua

Yohana Susana Yembise adalah perempuan Papua pertama yang berhasil menjadi seorang guru besar serta menteri dalam kabinet pemerintahan. Ia menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Perempuan kelahiran Manokwari, Provinsi Papua Barat, 1 Oktober 1958.

Riwayat Pendidikan Yohana Susana Yembise

Yohana memulai pendidikan dasar di Sekolah Dasar (SD) Padang Bulan Jayapura, tahun 1971. Lalu, melanjutkan ke SMP Negeri 1 Nabire dan selesai tahun 1974. Pendidikan selanjutnya ia selesaikan di bangku SMA Negeri Persiapan Nabire.

Ia melanjutkan pendidikan tingginya pada tahun 1985, dengan masuk ke Sarjana Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Universitas Cenderawasih. Setelah itu dia melanjutkan di linguistik terapan dari Regional Language Center (RELC), SEAMEO Singapura. Pada tahun 1992, dan kemudian menyelesaikan program gelar Master di Departemen Pendidikan Simon Fraser University di Kanada pada tahun 1994.

Baca Juga  Mengenal Lasiyo, Sang Profesor Pisang Dari Yogyakarta

Pada tahun 2001, Yo melanjutkan pendidikan Doktoral di Universitas Newcastle, memperoleh gelar Ph.D pada 2006. Yohana membuktikan bahwa ia mampu mendobrak kuatnya budaya patriarki dan segala “kebiasaan” mengenai perempuan yang harus bekerja untuk urusan domestik dan rumah tangga saja. Ia kemudian mampu membuktikan bahwa perempuan Papua juga bisa berprestasi, dan sampai menjadis seorang professor, mendapat beasiswa untuk pertukaran pelajar ke berbagai negara, hingga menjadi dosen Bahasa Inggris di Universitas Cendana.

Selain itu Yohana menjadi sebuah teladan, bahwa tidak peduli dari mana asalnya. Jika seorang anak diberikan akses dan kesempatan untuk belajar dan diberi ruang untuk mengembangkan dirinya dengan dukungan yang tepat, maka anak tersebut bisa menjadi apapun dan siapapun yang ia cita-citakan.

Yohana sangat mencintai Papua, menurutnya Papua akan segera menjadi sebuah kekuatan yang bangkit ditangan generasi muda. Papua memiliki banyak keistimewaan dari segi mineral, laut, hutan, flora, dan faunanya. Daya tarik soal Papua tidak hanya sampai di situ, Papua juga bisa menjadi miniature keragaman Indonesia dengan banyaknya suku, dan bahasa yang beragam. Ia juga selalu menjaga Papua di dalam hatinya, tidak peduli seberapa jauh keberadaan kita, akan menjadi apapun kita, kita tetaplah harus menjadi orang Papua yang bangga dengan tanah kelahiran, dan memiliki tugas untuk kembali pulang dan membangun Papua.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *