Yane Ansanay, Melahirkan Calon Peneliti Muda Asal Papua

 Yane Ansanay, Melahirkan Calon Peneliti Muda Asal Papua

Kitapastibisa.id – Yane Ansanay, Melahirkan Calon Peneliti Muda Asal Papua

Yane Ansanay, Melahirkan Calon Peneliti Muda Asal Papua – Dalam budaya kehidupan Papua, perempuan memiliki peran yang sangat penting baik dalam keluarga maupun kelompok. Kuatnya budaya Papua yang meletakkan perempuan dibawah laki-laki menjadi sebuah hambatan yang membuat perempuan bertanggungjawab akan kebutuhan dan urusan domestik. Namun bagi Yane Ansanay, hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk menjadi seorang doktor. Yane justru mampu membuktikan dirinya sebagai perempuan yang bisa berbuat lebih.

Kisah Perjalanan Yane Ansanay

Yane Ansanay, 33 tahun, meraih gelar doktor (Ph.D) di bidang Fisika dari North Carolina State University di Amerika Serikat pada tahun 2015. Yane lolos seleksi mengikuti pendidikan di Surya Institut yang dikhususkan bagi anak. Dengan bakat dasar kuat atau jenius dan mendapat gemblengan langsung dari fisikawan Johannes Surya untuk mengikuti ajang Olimpiade Fisika Internasional. Kecintaannya pada fisika sudah terlihat sejak ia duduk di bangku sekolah menengah.

Ia merupakan fisikawan perempuan pertama dari Papua yang kemudian berfokus pada pengembangan energi terbarukan. Penyandang gelar doktor fisika perempuan pertama asal Papua ini berhasil ia raih setelah sukses mengungguli ilmuwan fisika dari berbagai negara. Salah satunya Jepang, China, Amerika dan Eropa dan mendapatkan beasiswa Graduates Research Assistant – PhD Candidate dari North Carolina State University.

Baca Juga  Yohana Susana Yembise, Menteri Perempuan Indonesia Pertama

Salah satu hal yang mendasari Yane untuk mengambil fokus pada pengembangan energi terbarukan karena ia melihat tanah kelahirannya memiliki sumber daya dan potensi yang sangat melimpah. Banyak sekali sumber dan hasil alam Papua yang bisa dikonversi menjadi energi terbarukan. Kekayaan tersebut ternyata belum dirasakan seluruh warga dan masyarakat karena masih ada wilayah di Papua yang belum dialiri listrik.

Selain menjadi doktor fisika perempuan pertama di Papua, Yane Ansanay juga menjadi pendiri Gerakan Papua Muda Inspiratif. Sebuah yayasan yang menghimpun sumber daya manusia muda berprestasi dari berbagai lintas disiplin ilmu pengetahuan asal Papua. Gerakan ini didapuk untuk mengawali pembangunan sumber daya manusia Papua yang inovatif. Lewat gerakan ini pula, Yane Ansanay menerima tugas baru dari pemerintah untuk memimpin rencana pendirian laboratorium sains teknologi terpadu di Papua.

Laboratorium ini akan menjadi pusat penelitian yang akan mengkaji dan menganalisis hasil alam dan kekayaan yang ada di Papua, sehingga bisa menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan bagi anak-anak Papua. Melalui Laboratorium ini diharapkan akan tercipta iklim yang baik untuk melahirkan para calon peneliti handal dari Papua.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *