Umur Semakin Tua, Semangat Semakin Muda – Sarjana Di Usia Senja

 Umur Semakin Tua, Semangat Semakin Muda – Sarjana Di Usia Senja

kitapastibisa.id – Umur Semakin Tua, Semangat Semakin Muda – Sarjana Di Usia Senja

Sarjana di Usia Senja – Usia memang bukan lah alasan untuk kita menuntut ilmu. Kalimat tersebut mewakili perjalanan Maria Lidwina Endang Suwarni, nenek berusia 70 tahun yang di wisuda tahun lalu. mengenakan baju wisuda berwarna hitam dan mengenakan toga. Dia duduk di tengah-tengah 700 lebih wisudawan muda dengan paras khas wisudawan.

Perjuangan Menjadi Sarjana

Maria menjadi wisudawan tertua di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tentu tak mudah baginya meraih gelar sarjana di usianya yang sudah lanjut.

Salah satu perjuangannya adalah untuk berangkat ke tempatnya menimba ilmu. Jika anaknya tak bisa mengantar, nenek Maria harus naik-turun kendaraan umum dari rumahnya menuju kampus. Jarak rumah sang nenek yang berada di Manukan cukup jauh ke kampus.

Meski usianya sudah tak lagi muda, semangat berkuliah sampai sarjana merupakan kebanggaan tersendiri baginya. Di samping itu, dia ingin memberikan contoh pada cucunya agar tetap semangat dalam belajar.

Masih Semangat Belajar, Walau Usia Tidak Lagi Muda

Seperti ungkapan pepatah lama yang menyatakan, “Tuntutlah ilmu setinggi langit, karena tidak ada kata terlambat untuk belajar”. Hal ini mengajarkan pada kita untuk terus mengembangkan kemampuan diri tanpa dibatasi oleh usia. Bahkan ketika sudah tua sekalipun, manusia sepatutnya terus belajar untuk menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya.

Baca Juga  Rahasia Buat Kamu Yang Mau Awet Muda

Diana Patricia Hasibuan, Mengambil jurusan Filsafat di STF Driyarkara, Oma Diana berhasil meraih sarjana di usia 67 tahun. Nggak berhenti di situ, beliau melanjutkan kuliah dan meraih gelar master di usia 73 tahun, serta gelar doktor di usia 77 tahun. Atas semangat belajarnya ini, Oma Diana dianugeraih rekor MURI sebanyak 3 kali.

La Ode Muhammad Sidik seolah ingin menggugah kesadaran akan pentingnya pendidikan. Usia bukanlah penghalang untuk terus menuntut Ilmu. Kakek 85 tahun asal Baubau, Sulawesi Tenggara, ini baru saja meraih gelar Sarjana dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,5. Bersama 919 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton, Sidik mengikuti prosesi wisuda pada Sabtu pekan lalu, 16 November 2019.

Bupati Pidie kelahiran Meunasah Puuk, Gampong Aree 4 Mei 1968 ini tercatat sebagai mahasiswa STIES Banda Aceh. Beliau tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Magister Manajemen FEB Unsyiah. Meski usia terbilang tak lagi muda namun semangat untuk meraih gelar sarjana tak pernah pudar. Abusyik meraih gelar SE pada program manajemen di kampus itu. Abusyik dan mahasiswa lainnya diwisuda oleh Ketua STIES Banda Aceh, Rusman SE MSi.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *