Tteokbokki Jajanan Populer Asal Korea Selatan

 Tteokbokki Jajanan Populer Asal Korea Selatan

Kitapastibisa.id – Tteokbokki Jajanan Populer Asal Korea Selatan – yukepo

Tteokbokki, Jajanan Populer Asal Korea Selatan – Tteokbokki merupakan salah satu jajanan kali lima khas Korea yang menjadi Populer belakangan ini. Masuknya berbagai budaya korea, mulai dari industri hiburan lewat Kpop dan Kdrama juga menjadi faktor pendukung masuknya berbagai makanan dari Korea. Tteokbokki adalah sejenis makanan yang berbahan dasar beras dengan tambahan saus merah kental pedas. Di Korea sendiri, jajanan ini bisanya disantapnya dalam keadaan panas dengan asap yang mengepul masih keluar. Jajanan yang juga akrab disebut kue beras ini, biasanya sering dijajahkan di tempat makan sederhana ataupun di tenda-tenda pinggir jalan.

Menurut sejarahnya Tteokbokki sudah ada sejak 400 tahun yang lalu. Bentuknya awalnya seperti sate yang ditusuk dengan lidi kemudian disajikan. Namun dimasak tidak bersamaan dengan sambal merah gochujang seperti sekarang ini. Biasanya kue beras akan dipotong kecil, dan dimakan bersamaan dengan daging serta sayuran.

Pada zaman kekuasaan Kerajaan Joseon, tteokbokki merupakan hidangan kerajaan yang khusus untuk dinikmati oleh para bangsawan. Sehingga tidak semua orang bisa memakannya pada saat itu. Dari segi warna pun belum merah, namun bentuknya sudah tidak lagi ditusuk saat dimasak. Pada tahun 1800, kue beras ala kerajaan ini muncul dalam buku masak yang berjudul Siui Jeongseo. Dan ditemukan juga dalam buku berjudul Shingnyo Chanyo, yang juga berisikan catatan medis kerajaan. Dimana disebutkan bahwa kue beras merupakan salah satu bagian obat tradisional yang digunakan untuk penyembuhan. Untuk rasanya tteokbokki ala kerajaan Joseon ini, menggunakan pasta cabai dan saus untuk memasak adalah ganjang atau kecap. Sehingga rasanya cenderung lebih manis.

Baca Juga  Empal Gentong Hidangan Khas Cirebon

Baca Juga: Kenapa Keturunan Raja Tidak Masuk Daftar Orang Kaya Dunia?

Tteokbokki dihidangkan sebagai makanan ringan

Tteokbokki biasanya dihidangkan sebagai makanan ringan pada awal bulan setelah perayaan seolla menurut sistem kalender bulan.  Dimana sup kue besar selalu terhidang sebagai makan utama, dan kue beras yang tersisa pada perayaan ini digunakan untuk membuat tteokbokki. Bahan lain yang digunakan adalah daging sapi, minyak wijen, daun bawang, biji wijen panggang dan kacang pinus. Serta beberapa sayuran seperti touge, wortel, bawang, mentimun Korea dan bawang putih. Hidangan kerajaan ini disebut gungjung tteokbokki.

Jenis tteokbokki dengan saus merah dan pedas ini populer setelah perang Korea pada 1950. Hal ini barawal dari sebuah restoran makan di Sindang, Seoul yang menjual hidangan ini dengan cara unik. Dimana pengunjung dapat meracik sendiri, memasak sendiri hidangan mereka dengan bahan yang sudah tersedia. Termasuk di dalamnya pasta cabai yang membuat banyak orang terkesan. Sehingga saat ini di Sindang, dikenal sebagai jalan Tteokbokki dimana semua restoran menjual makanan dari kue beras. Mulai dari tenda pinggir jalan yang sederhana, sampai restoran dimana para penikmat dapat mencampurkan berbagai pilihan hidangan dalam tteokpokkinya. Seperti misalnya mencampurkannya dengan mie, telur bahkan omuek atau fish cake yang sudah dipotong-potong. Sekarang ini, seiring perkembangan inovasi makanan, tteokbokki juga bisa dinikmati seperti dengan rasa keju, gireum dengan sedikit saus dan telur bahkan tambahan seafood.

Baca Juga  Malam Satu Suro, Tradisi Pensucian Diri

Artikel Terkait