Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia

 Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia

Kitapastibisa.id – Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia – Wikipedia

Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia – Wayang merupakan budaya asli Indonesia berupa seni pertunjukan yang cukup terkenal di pulau Jawa karena kisahnya yang menarik seperti kisah Ramayana dan Mahabarata. Hal yang menarik dari seni wayang yakni memiliki beberapa tokoh wayang khas Indonesia yakni tokoh Punakawan yang diciptakan untuk menghadirkan berbagai pesan moral dan memberikan sentuhan tersendiri ke dalam kisah wayang. Punakawan sendiri berasal dari kata Pana yang artinya paham, dan kawan yang berarti teman. Tokoh wayang ini terdiri dari 4 sosok yakni Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong yang merupakan sekumpulan abdi dan emban yang bertugas melayani raja dan keluarganya di kerajaan. Tokoh Punakawan pertama kali muncul dalam karya sastra Ghatotkacasraya karangan dari Empu Panuluh pada zaman Kerajaan Kediri. Dan kembali digunakan pada masa penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga sebagai sarana dakwah.

Baca Juga: Baverly Mangge, Perjuang Pendidikan di Tanah Papua

1. Semar

Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia
Kitapastibisa.id – Semar – Kaskus

Semar merupakan tokoh Punakawan yang dikisahkan sebagai tokoh penasihat para kesatria, ia digambarkan sebagai sosok bapak yang sabar dan bijaksana. Semar sebenarnya merupakan jelmaan Dewa bernama Batara Ismaya yang diturunkan ke bumi karena dianggap melakukan kesalahan dan dihukum menjadi pengasuh sekaligus penasihat keturunan Batara Guru. Kemunculan tokoh Semar seringkali memberi sentuhan komedi, sentilan dan kritik dari rakyat jelata kepada penguasa. Dalam pertunjukan wayang Semar digambarkan selalu menggunakan kain Semar Parangkusumorojo yang menyimbolkan penegakkan keadilan dan kebenaran di muka bumi, sedangkan Kepala dan pandangan Semar yang selalu menghadap ke atas sebagai tanda manusia harus mengingat sang Pencipta.

Baca Juga  Pernikahan Nikita Willy Terpaksa Tertunda Karena PSBB

2. Gareng

Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia
Kitapastibisa.id – Gareng – Boombastis

Tokoh Gareng merupakan anak dari Jin Gandarwa yang kemudian diangkat sebagai anak oleh Semar.  Awalnya ia seorang satria yang sakti dan sombong yang selalu mengajak satria lain untuk berduel. Hingga suatu saat ia melakukan duel yang tidak kunjung memunculkan pemenang, pertarungan tersebut dilerai oleh Semar. Karena kagum akan Semar, kedua satria tersebut meminta diangkat sebagai anak dari Semar. Semar pun setuju dan ia menjadikan Gareng sebagai anak sulungnya. Gareng memiliki nama lain Pancalparnor yang berarti menolak godaan duniawi. Tokoh wayang kulit ini digambarkan memiliki kaki yang pincang sebagai tanda untuk lebih berhati-hati dalam berbuat sesuatu. Cacat fisik Gareng yang lain adalah tangannya yang patah, bermakna ia memiliki sifat tidak suka mengambil hak milik orang lain.

3. Petruk

Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia
Kitapastibisa.id – Petruk – Boombastis

Petruk merupakan anak kedua dari Semar, yang sebelumnya merupakan lawan Gareng dalam sebuah Perkelahian yang dilerai oleh Semar. Petruk awalnya merupakan satria yang sakti dan tampan akan tetapi akibat dari pertarungannya rupa Petruk menjadi rusak, beruntung Petruk memiliki istri yang bernama Dewi Ambarwati. Petruk merupakan tokoh yang lucu dan terkenal suka bercanda sehingga mejadikannya sentuhan humor dalam kisah wayang. Ia juga dikenal mampu mengasuh, menjaga rahasia, pendengar yang baik hingga membawa manfaat untuk orang lain. Petruk memiliki ciri fisik yang khas yakni hidungnya yang panjang dan perut yang dijuluki ‘Kanthong Bolong’ yang menyimbolkan sifatnya yang suka bersedekah, juga sifat pandai berbicara namun terkadang bicaranya tidak ada artinya.

Baca Juga  Aurel Hermansyah Masuk 10 Besar Wanita Terseksi Asia

4. Bagong

Tokoh-Tokoh Wayang Khas Indonesia
Kitapastibisa.id – Bagong – Boombastis

Tokoh Punakawan yang satu ini merupakan bayangan Semar yang dihidupkan oleh Sanghyang Tunggal. Ceritanya saat Semar diminta untuk turun ke dunia, ia meminta diberikan seorang teman untuk menemani. Sanghyang Tunggal lantas bertanya kepada Semar, siapa teman manusia yang paling setia, dan Semar menjawab dengan kata bayangan. Oleh karena itu bayangan Semar dihidupkan menjadi Bagong. Sosok ini berbadan pendek, gemuk dengan mata dan mulut yang lebar. Bagong memiliki sifat yang lancing, jujur, sakti, lugu dan kurang mengerti tata krama. Ia terkenal tergesa-gesa dan semaunya sendiri dalam bertindak yang bermakna untuk selalu memperhitungkan sesuatu saat bertindak.

Artikel Terkait

2 Comments

  • Terimakasih banyak informasinya, semakin memudahkan saya dalam mengerjakan tugas sekolah

  • Baru tau kalo ternyata Bagong adalah bayangan dari Semar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *