Tips Mengatasi Rasa Insecure dalam Diri

 Tips Mengatasi Rasa Insecure dalam Diri

Kitapastibisa.id – Tips Mengatasi Rasa Insecure dalam Diri – Kumparan

Insecure adalah perasaan takut akan sesuatu yang menghantui diri. Rasa ini bisa timbul dari banyak hal, seperti kekhawatiran, malu, atau tidak percaya diri terhadap masa depan dan dirinya sendiri. Perasaan ini bisa saja menyerang siapa saja. Bahkan seorang artis papan atas.

Salah satunya Maudy Ayunda. Ia sempat dikabarkan merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Artis yang sudah membintangi film-film terkenal itu merasa insecure dengan penampilan gigi depannya.

“Aku (dulu) masih insecure sama gigi kelinci aku. Ketika syuting aku sempat ingin mingkem,” cerita Maudy dilansir dari wowkeren.com.

Meski sudah berupaya menghilangkan perasaan tersebut dengan mengeksplorasi diri, ia mengaku perasaan itu masih sulit dihilangkan.

“Sampai sekarang masih terus belajar untuk meminimalisasi momen-momen itu, aku rasa cara yang paling efektif adalah membuka wawasan dan mendorong diri sendiri untuk melakukan banyak hal,” tutur Maudy dilansir dari wowkeren.com.

Melalui kasus tersebut, rasa tidak aman atau insecure terlihat bagai sebuah momok bagi masyarakat. Lantas, bagaimana cara mengatasi perasaan tersebut? Seperti dilansir dari halodoc.com terdapat 3 hal yang bisa dilakukan untuk menghapuskan rasa insecure di dalam diri.

Baca Juga  Menikmati Kopi dalam Bus Sambil Keliling Kota Solo

Baca Juga: Perbedaan Figur Publik, Sosialita, dan Influencer

1. Jangan Berikan Diri Harapan dan Ucapan Kosong

Kerap kali kita menyuguhkan diri dengan motivasi dan harapang kosong melalui kalimat, “Aku bisa! Aku Hebat!” Hal ini tidak sepenuhnya salah. Namun, alih-alih merasa tenang, kita justru semakin terpuruk. Hal ini disebabkan bahwa kalimat tersebut kosong tanpa adanya bukti dan aksi.

Kosong dapat dimaknai sebagai bentuk diri tidak menerima kenyataan. Kalimat tersebut seakan menampik kenyataan bahwa sebenarnya kita tidak bisa. Dari pada mengatakan hal tersebut, cobalah pahami kekurangan Anda dan perbaiki sebisanya. Menggantungkan ekspektasi terlalu tinggi akan membuat kondisi semakin runyam.

2. Berhenti Bandingkan Diri dengan Orang Lain

Kasus ini merupakan yang paling sering terjadi. Masih banyak orang di luar yang gemar berkompetisi dalam prestasi dalam kehidupan. Andrew Hill dan Thomas Curran dalam artikel “Perfectionism Among Young People Significantly Increased Since 1980s” menyebut fenomena ini sebagai kompetisi untuk menjadi sempurna.

Penelitian tersebut mengungkap keinginan irasional untuk melampaui hidup orang lain yang berujung pada perasaan insecure bahkan depresi. Faktanya, apa yang dimiliki orang lain tidaklah seindah kenyataannya. Keinginan untuk meraih hidup orang lain tanpa mengetahui perjuangannya justru membuat diri merasa insecure.

3. Temukan Kelebihan Diri Sendiri dan Fokus Membangun Diri

Salah satu penyebab insecure adalah keinginan meniru orang lain. Pernyataan ini sebenarnya mengandung unsur paradoks. Ingin menjadi orang-orang hebat sebenarnya tidak ada salahnya. Misal, ingin menjadi kaya seperti Bill Gates atau ingin pintar seperti Habibie. Namun, jangan sampai hal tersebut membuat kita melupakan potensi diri.

Baca Juga  Menjaga Kesehatan Pencernaan Melalui Lambung

Memaksakan diri untuk menjadi seorang idola bisa saja membutakan mata kita akan potensi yang kita miliki. Daripada menjadi seperti sosok yang kita idolakan, lebih baik menjadi sosok yang diidolakan banyak orang. Hal itu bisa diraih dengan memanfaatkan potensi diri dan menemukan tujuan hidup.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *