Terapi Dengan Melakukan Olahraga Rafting

 Terapi Dengan Melakukan Olahraga Rafting

Kitapastibisa.id – Terapi Dengan Melakukan Olahraga Rafting – baturafting

Terapi Dengan Melakukan Olahraga Rafting – Pernahkah Anda mencoba olahraga rafting? Olahraga ini ternyata memiliki unsur terapi untuk kesehatan badan dan mental seseorang setelah lakukan kegiatan tersebut. Rafting juga dipercaya mampu membentuk karakter sosial seseorang. Berikut penjelasan manfaat rafting bagi kesehatan badan dan mental.

Rafting merupakan jenis olahraga yang mengandalkan kekuatan otot lengan dan kaki. Dengan berolahraga rafting, kita melatih otot lengan dengan cara mengayuh di arus deras. Bahkan kita dipaksa mengayuh hindari arus utama untuk mengubah arah perahu agar tidak menabrak bebatuan besar. Kalori dalam tubuh bisa dengat cepat terbakar saat kita mengayuh atau menahan arus.

Kekuatan otot kaki juga dibutuhkan untuk menyeimbangkan tubuh agar tidak terlempar dari perahu saat melewati jeram. Rafting turut melatih otot perut manakala kita hendak mendayung atau menahan arus untuk memperlambat laju perahu. Oleh karena itu, seseorang harus melakukan pemanasan terlebih dulu sebelum berolahraga rafting untuk hindari cedera.

Olahraga rafting termasuk aktivitas yang mampu membuat ritme jantung berdetak cepat khususnya saat melewati jeram. Tentu ini membantu melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh dan menghindari dari penyakit stroke. Demikian juga dengan organ paru-paru yang mendapatkan udara segar dari sepanjang jalur rafting.

Baca Juga  Hindari Stres Dengan Olahraga Malam Hari

Baca Juga: Merawat Kumpulan Buku Kesayangan Tetap Rapi

Bisa memberikan terapi kesehatan mental

Olahraga rafting juga bisa memberikan terapi kesehatan mental seorang rafter (sebutan orang yang berolahraga rafting). Olahraga luar ruang ini mampu mengurangi tingkat stres dan depresi akibat dari rutinitas aktivitas seseorang.  Rasa gembira muncul saat kita berhasil melewati jeram dan bebatuan besar. Suasana alam sepanjang rute rafting juga akan membantu relaksasi bagi tubuh dan pikiran kita.

Tujuan umum olahraga rafting tidak berfokus pada kompetisi individu antar rafter dalam perahu. Olahraga ini bertujuan membangun karakter kebersamaan, kekompakan dan solidaritas antar rafter. Rafter di posisi depan memiliki tugas manalaka perahu berupaya menghindar agar tidak tersangkut di bebatuan. Rafter di sisi kiri atau kanan bertugas membantu mempercepat atau memperlambat laju dan arah perahu. Skipper atau rafter di posisi belakang bertugas memberi komando kepada seluruh rafter. Skipper harus paham kapan rafter harus mendayung cepat, berhenti mendayung, atau menumpuk di sisi kiri/kanan agar perahu tidak terbalik. Oleh karena itu, seorang skipper harus memahami teknik mendayung serta riam yang akan dilalui.

Baca Juga  Guilt Trip, Tanda Hubungan Asmara Tak Sehat

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *