Supian Nor, Pengrajin Sedotan Ramah Lingkungan dari Banjarmasin

 Supian Nor, Pengrajin Sedotan Ramah Lingkungan dari Banjarmasin

beritapapua.id – Supian Nor, Pengrajin Sedotan Ramah Lingkungan dari Banjarmasin – Antara/Bayu Pratama S

Supian Nor, Pengrajin Sedotan Ramah Lingkungan dari Banjarmasin – Gerakan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai banyak digalakkan di berbagai belahan dunia. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud penyelamatan lingkungan dari dampak negatif menumpuknya sampah plastik yang ditemukan di darat hingga di lautan. Salah satu upayanya adalah menggunakan bahan yang ramah lingkungan sebagai ganti plastik. Seperti hal yang dilakukan pengrajin asal Kalimantan yang membuat sedotan dari bahan alami yakni eceng gondok dan purun atau tumbuhan rawa. Ia adalah Supian Nor, warga asal Desa Banyu Hirang, Amuntai Selatan, Banjarmasin. Dia  merupakan seorang perngrajin dan kini menjadi produsen sedotan purun.

Baca Juga: Bus Karya Anak Bangsa Siap Ekspor ke Bangladesh

Apa itu Sedotan Purun?

Sedotan purun adalah sedotan yang terbuat dari bahan alami berupa eceng gondok dan purun yang memiliki nama latin Lepironia Articulata. Sedotan dari bahan alami tersebut sebagai pengganti sedotan plastik yang umum digunakan. Supian pun sebagai seorang yang telah berkecimpung di bidang kerajinan selama sepuluh tahun membuat sedotan purun tersebut dan memproduksi 100.000 batang sedotan dalam waktu dua bulan.

Baca Juga  Mendaki Gunung di Usia 50 Tahun

Selain berdampak baik pada lingkungan karena terbuat dari bahan yang ramah lingkungan, sedotan purun buatan Supian juga kini sudah melanggeng ke pasar internasional. Diketahui, bahwa Supian mendapat pesanan sebanyak 100.000 batang sedotan purun setiap bulannya dari Belanda. Namun, karena keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki Supian, akhirnya Supian menyalurkan pesanan ke Belanda melalui pihak ke tiga di Bali dan baru dikirimkan ke Belanda. Kini Supian pun berusaha meningkatkan produktifitasnya dalam pembuatan sedotan purun dan kerajinan-kerajinan pesanan lainnya.

Cara membuat sedotan purun harus dengan langkah yang hati-hati dan teliti. Yakni dimulai dengan memilih purun yang akan digunakan sebagai sedotan, kemudian dibersihkan dengan menggunakan selang yang bertekanan tinggi. Selanjutnya, purun dicuci hingga bersih menggunakan sabun kemudian purun dipotong. Pemotongan purun juga dilakukan satu persatu menggunakan pisau silet. Hal tersebut dilakukan agar hasil irisan rapih dan tidak pecah, selanjutnya dilakukan pelubangan di bagian dalam. Setelah semuanya selesai, tahapan akhir adalah membilas sedotan purun dan disterilisasi, diakhiri dengan pengeringan. Guna menambah aroma alami pada sedotan purun, biasanya ditambahkan sereh wangi supaya ketika sedotan digunakan tidak tercium aroma rawa karena purun adalah salah satu tumbuhan rawa.

Baca Juga  Perempuan Desa Cluntang, Boyolali, Olah Mawar Jadi Makanan

Artikel Terkait

2 Comments

  • Selamat siang,
    Mohon info nya bagaimana bisa contact Supian Nor pengrajin sedotan purun
    Terimakasih
    Ferus

  • Selamat pagi,

    Mohon bisa dishare instagram Mas Supian Nor dan no whatsappnya

    Terima kasiu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *