Standar Kecantikan Paling Aneh di Dunia

 Standar Kecantikan Paling Aneh di Dunia

kitapastibisa.id – Standar Kecantikan Paling Aneh di Dunia – keepo.me

Standar Kecantikan Paling Aneh di Dunia – Cantik bagi wanita memang sangatlah penting, tetapi kamu tahu tidak kalau di berbagai Negara punya standar kecantikannya sendiri. Bisa jadi seorang wanita bertubuh langsing justru dianggap tak menarik bagi para pria atau sebaliknya.

Anggapan cantik antara satu orang dengan orang lain juga bisa berbeda. Satu daerah dengan daerah lain pun bisa berbeda-beda standar kecantikannya. Namun standar kecantikan seperti ini unik dan menjadi ciri khas budaya tersebut. Seperti berikut ini ada berbagai standar kecantikan unik dari berbagai Negara.

Baca Juga: Perawatan Kulit Ala Wanita Korea

  1. Bibir Melar Bagi Suku Mursi

Suku Mursi di Ethiopia mempunyai tradisi mempercantik diri untuk wanita. Standar kecantikan dilihat berdasarkan ukuran bibirnya. Semakin lebar bibir seorang perempuan,semakin cantiklah dilihatnya.Tradisi ini bagi warga setempat dinamakan “Labret” atau yang dikenal dengan “Lip Plate”.

Wanita di Suku Mursi sudah memperbesar bibirnya dimulai dari usia 13 sampai 16 tahun. Dengan cara mengiris bagian bawah bibir sepanjang 1 atau 2 cm, lalu dimasukkan piring bulat kedalam irisan luka tersebut.

  1. Goresan di Tubuh, Suku Karo, Ethiopia

Di bagian selatan Ethiopia, terbentang Sungai Omo sepanjang 760 km. Di sekitar sungainya, baik di atas pegunungan atau di lembah, hiduplah Suku Karo yang merupakan suku asli dari Ethiopia. Suku Karo terkenal dengan tarian-tarian adatnya dan kebiasaan mengecat badan berwarna putih. Satu lainnya lagi, adalah tradisi menyayat tubuh. Tradisi menyayat tubuh dilakukan oleh para pria dan wanita muda Suku Karo.

Baca Juga  Tips Cara Memotong Rambut Sendiri

Dengan menyayat atau bisa disebut juga memotong kulit dengan pisau yang tajam sehingga membentuk suatu bekas luka. Bukan cuma satu dua saja, tapi jumlah sayatannya bisa puluhan. Bisa di punggung, perut dan juga tangan.

  1. Tubuh Gemuk di Mauritania

Suku Mauritania mewajibkan setiap anak yang memasuki usia 5 tahun untuk menjadi gemuk. Tradisi tersebut adalah Leblouh, di mana anak-anak diwajibkan untuk makan dan minum sesuatu yang mengandung protein tinggi, seperti susu, mentega, kacang dan lain sebagainya. Lemak dianggap kecantikan yang harus didapatkan. Hal ini membuat orang tua berbondong-bondong ‘menggemukkan’ anak gadisnya dengan berbagai cara. Para gadis dipaksa mengonsumsi 16 ribu kalori per hari sejak kecil oleh orang tua mereka.

  1. Leher Panjang Suku Kayan, Myanmar

Suku Kayan adalah suku terasing yang dapat temui di pedalaman Myanmar, di perbatasan antara Burma dan Thailand. Kaum perempuan Suku Kayan ini mengenakan banyak kalung berbentuk cincin di lehernya dengan berbahan logam berwarna keemasan hingga membuat leher mereka panjang dan membuat mereka dijuluki sebagai perempuan jerapah.

Baca Juga  Manfaat Penggunaan Toner Untuk Kulit Wajah

Pemasangan cincin pertama dilakukan pada usia sekitar lima tahun. Setiap tahunnya, cincin-cincin tersebut akan bertambah sampai mereka lanjut usia dan kalung ini hanya boleh dilepas pada saat perempuan tersebut menikah, bersalin, melahirkan, dan meninggal dunia.

  1. Kaki Mungil, Tiongkok

Cerita yang konon berasal dari masa pemerintahan Kaisar Li Yu (961-975) di mana seorang penari cantik bernama Yao Niang memiliki sepasang kaki berbentuk bulan sabit yang mungil. Kaisar yang jatuh hati menikahi Yao Niang dan menjadikannya selir.

Sementara selir lain yang merasa iri mulai mengikat kaki mereka untuk mencegahnya tumbuh dan membuat kaki mereka berukuran kecil. Tak hanya di kalangan bangsawan, kebiasaan ini kemudian menyebar ke seluruh Tiongkok.

Itulah beberapa standar kecantikan unik diberbagai belahan dunia. Ternyata standar kecantikan di negara-negara lain berbeda-beda, ya. Apapun standar kecantikan yang belaku di dunia, hal paling utama adalah mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Sang Pencipta kepada kita.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *