Sofyan Adi Cahyono, Petani Organik di Lereng Merbabu

 Sofyan Adi Cahyono, Petani Organik di Lereng Merbabu

Kitapastibisa.id – Sofyan Adi Cahyono, Petani Organik di Lereng Merbabu – Mediatani

Sofyan Adi Cahyono, Petani Organik di Lereng Merbabu – Indonesia adalah negara agraris yang berkelimpahan sumber daya alam dan dianugerahi tanah yang subur untuk pertanian. Dengan dua musim, musim kering dan musim penghujan, posisi yang dekat dengan garis katulistiwa, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara tropis yang sangat menarik yang mampu memproduksi hasil pertanian sepanjang tahun.

Hal ini jugalah yang tercatat dalam sejarah, bahwa Nusantara pernah menjadi salah satu magnit dunia untuk perburuan rempah-rempah yang kemasyurannya terdengar hingga daratan Eropa. Menjadikan seluruh negara yang berkuasa berlomba menemukan tanah “surga” di belahan bumi timur.

Namun, semua cerita indah itu kini tinggal jejak-jejak sejarah. Data menunjukkan bahwa semakin hari, pertanian Indonesia tak kunjung mampu mencapai swasembada atau kemandirian. Banyak pula bahan makanan yang justru diimpor dari luar. Serta semakin berkurangnya lahan produktif akibat pembangunan dan turunnya tingkat produktivitas lahan akibat penggunaan pestisida dan pupuk buatan.

Desa juga mengalami geliat yang tak biasa, orang-orang muda yang seharusnya mampu menjadi penerus pertanian keluarga mulai tergoda untuk belajar dan bekerja di kota. Ini masalah yang tak bisa dipandang dari satu sisi. Banyak kerumitan yang tak terlihat di dalamnya. Namun, ditengah ancaman menakutkan tersebut, rupanya masih ada anak muda yang peduli dan bersikukuh untuk meneruskan usaha keluarga dengan cara dan pendekatan yang berbeda.

Baca Juga  Buku Perdana Jerome Polin Meraih Penghargaan IKAPI

Baca Juga: Regenerasi Petani Muda Indonesia Melalui Sekti Muda

Pertanian sayur organik di lereng Gunung Merbabu.

Petani Sayur Organik di Lereng Merbabu
Kitapastibisa.id -Sofyan Adi Cahyono, Petani Organik di Lereng Merbabu – Trubus

Sofyan Adi Cahyono (25) warga Desa Sidomukti, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang merintis pertanian sayur organik di lereng Gunung Merbabu. Pemuda  ini juga  merupakan seorang lulusan Fakultas Pertanian Universitas Satya Wacana Salatiga. Dalam menjalankan usaha yang ditekuninya, dia tidak sendiri. Sofyan mempunyai kelompok tani yang diberi nama Kelompok Tani Citra Muda yang juga dikenal dengan nama Sayur Organik Merbabu (SOM).

Petani sayur mayur yang tergabung di dalam kelompok Tani Citra Muda Mengaku merasa terbantu dengan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dalam mengembangkan usahanya, Sofyan didampingi dan dibantu oleh pemerintah khususnya dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang. Bantuan yang diberikan tidak saja dalam bentuk alat pertanian, tetapi juga dalam pengembangan usaha dan perolehan sertifikasi pertanian organik.

Sofyan juga merasa terbantu dengan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang. Pada tahun 2020, dengan skema akses mengikuti aset, ada 24 bidang tanah pertanian anggota Kelompok Tani Citra Muda yang didaftarkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Baca Juga  Pelajaran Hidup dari Chef Juna, Juru Masak Ternama Indonesia

Artikel Terkait