Sepotong Cerita Kisah Hidup Dajjal

 Sepotong Cerita Kisah Hidup Dajjal

Kitspastibisa.id – Sepotong Cerita Kisah Hidup Dajjal – moeslimchoice

Sepotong Cerita Kisah Hidup Dajjal – Dajjal adalah salah satu makhluk yang menjadi tanda datangnya hari kiamat. Alquran dan hadis menyebutkan bahwa kehadirannya menjadi fitnah terbesar bagi umat manusia. Mengenai hal tersebut, Abu Umamah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Wahai sekalian manusia, sungguh tidak ada fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal di muka bumi ini semenjak Allah menciptakan anak cucu Adam. Tidak ada satu Nabi pun yang diutus oleh Allah melainkan ia akan memperingatkan kepada umatnya mengenai fitnah Dajjal. Sedangkan Aku adalah Nabi yang paling terakhir dan kalian juga ummat yang paling terakhir, maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Dajjal akan muncul di tengah-tengah kalian.” (Dikeluarkan dalam Shahih Al Jaami’ Ash Shoghir no. 13833. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Sebelum Dajjal keluar sebagai pertanda kiamat, ia telah hidup sejak zaman keturunan Sam bin Nuh.Mengutip dari umma.id, Dajjal lahir dari keluarga penyembah berhala keturunan Yahudjah. Ia lahir pada daerah sekitar Palestina, dekat wilayah umat Nabi Luth kala itu.

Baca Juga  Cara Tepat Menghemat Uang Belanja Bulanan

Ketika ia lahir, Dajjal dianggap sebagai anak Tuhan lantaran kedua orang tuanya mendengar bahwa patung sapi betina yang menjadi sesembahannya meridhai anak itu. Dajjal merupakan anak yang selamat dari azab kaum Nabi Luth. Allah mengutus Malaikat Jibril untuk membawa Dajjal yang masih kecil ke sebuah pulau kecil dekat Yaman.

Sungguh sulit untuk menyambangi pulau tersebut. Pulau itu dikelilingi oleh ombak yang kuat serta dilindungi makhluk besar dengan bulu yang lebat. Makhluk itulah yang merawat Dajjal hingga ia dewasa.

Baca Juga: Nester Alaha Keni Gadis Bersuara Emas dari Timur

Kisah Perjalanan Hidup Dajjal

Dalam sebuah hadis, ciri yang paling menonjol dari Dajjal adalah matanya yang tidak sempurna. Ia memiliki mata yang sebelah buta dengan warna putih mengkilap. Dari Ibnu ‘Abbas, ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang Dajjal,

“(Dajjal) buta sebelah, putih dan berkilau, seolah kepalanya adalah (kepala) ular, dan (dia) adalah orang yang paling mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Jika dia itu celaka dan sesat, maka ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidaklah buta sebelah.”

Baca Juga  Aktor Stephen Chow Bangkrut Terlilit Hutang

Dalah sebuah riwayat, Dajjal pernah bertemu dengan Nabi Musa. Ia sangat mengagguminya hingga ia menggunakan nama Musa Samiri, atau Musa dari Samirah yang tak lain tempat kelahirannya. Bahkan, Dajjal pernah menjadi pengikut Nabi Musa. Ia adalah orang yang membuat berhala sapi betina yang membuat Nabi Musa murka.

Setelah Musa Samiri diusir oleh Nabi Musa, tidak ada lagi keterangan yang menjelaskan keberadaannya. Melansir dari Republika, Dajjal kembali ke pulau di mana ia dibesarkan beberapa saat sebelum kelahiran Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Sampai akhirnya ia terbelenggu hingga waktu kebangkitannya, yakni menjelang kiamat.

Artikel Terkait