Ruben Onsu Dengan Bisnis Kulinernya Mengurangi Angka Pengangguran

 Ruben Onsu Dengan Bisnis Kulinernya Mengurangi Angka Pengangguran

Beritapapua.id – Ruben Onsu Dengan Bisnis Kulinernya Mengurangi Angka Pengangguran

Nama Ruben Onsu sudah tidak lagi asing di telinga kita. Siapa yang sangka bahwa artis, presenter dan komedian sukses kelahiran 15 Agutus 1983, yang sekarang telah menjadi miliarder dan memiliki ribuan karyawan ini pernah memiliki perjalanan dan masa-masa hidup yang berat sebelum akhirnya menjadi sesukses sekarang.

Perjalanan Ruben Onsu

Sekitar tahun 1990 hingga tahun 2000 Ruben pernah mengalami hidup susah. Hampir dua tahun dia bekerja di salah satu hotel berbintang di Jakarta sebagai petugas kebersihan. Dengan pekerjaannya itu, dia digaji Rp 350.000 sebulan dan tanpa uang makan.

Awalnya Ruben mulai dikenal setelah menjadi pembawa acara “Brownis”, “Rumpi”. Selain itu, Ia juga sebagai pemain dalam acara komedi “Tawa Sutra”. Ia pernah ikut berperan dalam “Lenong Bocah” yang hadir pada dekade tahun 1990-an.

Ruben juga pernah memandu acara “Supersoulmate Show” bersama Eko Patrio dan Ivan Gunawan, “Kiss” di Indosiar, “Weekend Seru” bersama Ocha dan “Cari-Cari Pacar” bersama Nico di Global TV. Bersama Adul di Trans 7 ia memandu acara “Belum Cukup Gede”, dan di Trans TV untuk “Happy Family”.

Baca Juga  5 Sosok Konglomerat Keturunan Tionghoa yang Dahulu Melarat

Namun sekarang ini Ruben telah berhasil menjadi pengusaha sukses di dunia kuliner. Ruben pertama kali merintis bisnis kuliner bersama Adiknya, yaitu Jordi Onsu. Mereka mendirikan tempat kuliner bernama Warung Besar. Setelah itu, akhirnya kulinernya pun meluas, dan terciptalah Ayam Geprek Bensu. Saat ini kedainya sudah ada di banyak belahan Indonesia, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Setelah sukses Ruben tetap sederhana dalam bertingkah laku maupun berpakaian.

Usaha kulinernya yang sempat diterpa isu negatif, tidak membuatnya berhenti berjuang. Hingga bisnis kuliner milik Ruben terus tersebar luas dan berkembang dengan sangat pesat. Mulai dari bisnis minuman, makanan ringan hingga makanan berat. Hal ini tentunya membawa keuntungan bagi masyarakat Indonesia. Karena dengan begitu, lapangan pekerjaan untuk banyak orang pun tercipta. Hal tersebut sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Ruben. Yaitu untuk mengurangi tingkat kejahatan dengan cara mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *