Rizka Fatimah Penulis Komik Anti Bullying

 Rizka Fatimah Penulis Komik Anti Bullying

Kitapastibisa.id – Rizka Fatimah Penulis Komik Anti Bullying – Radar

Rizka Fatimah Penulis Komik Anti Bullying – Rizka Raisa Fatimah Ramli, seorang siswa berusia 18 tahun dari Makassar, Sulawesi Selatan. Meluncurkan buku komiknya pada hari Selasa di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat. Setelah sebelumnya menjuarai lomba komik dunia yang diselenggarakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations untuk membantu menjaga anak-anak dan remaja dari kekerasan di dalam dan di sekolah.

Lomba komik superhero global ini dirancang untuk mendorong anak-anak dan remaja agar menjadi bagian dari kampanye global UNICEF. Untuk menyingkap dan bertindak demi mengakhiri kekerasan di sekolah melalui media kreatif desain komik.

Lomba komik ini diselenggarakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations pada Oktober 2018. Guna mengajak anak-anak dan remaja untuk menciptakan superhero komik. Yang menggunakan kekuatan untuk menghentikan anak anak yang ingin berbicara dan mengambil tindakan melawan kekerasan di sekitar sekolah. Hampir 3.600 karya dikirim dari lebih 130 negara, dan pemenang ditentukan dari 23.000 suara yang ikut memiliih di situs web.

Baca Juga  Irwan Rovany Doke, Berawal Dari Hal Kecil Hingga Menjadi Besar

Komik Cipta karya Rizka menjadi pemenang Kontes Superhero Komik Sekolah UNICEF tersebut. Selanjutnya, Rizka bekerja sama dengan tim penulis dan ilustrator AS untuk mengembangkan konsep komik. Nantinya, komik itu akan dipamerkan kepada para pemimpin dunia di Forum Politik Tingkat Tinggi (High Level Political Forum) tentang Pembangunan Berkelanjutan di Markas PBB New York pada Juli 2019. Cipta akan didistribusikan kepada siswa di lebih dari 100.000 sekolah di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga: R.A Kartini Perempuan Yang Menulis Indonesia

Cipta: Pahlawan Super Anti Bullying

Rizka Fatimah Penulis Komik Anti Bullying
Kitapastibisa.id – Rizka Fatimah Penulis Komik Anti Bullying – Unicef

Cipta adalah pahlawan super yang memberi anak-anak buku sketsa untuk menggambar benda-benda yang kemudian menjadi nyata dan menghentikan kekerasan serta intimidasi. Cipta memiliki kemampuan untuk menghidupkan gambarnya untuk mengalahkan kekuatan jahat dan memulihkan perdamaian.  Komik ini mendorong anak-anak dan remaja untuk berbicara dan melawan penindasan atau bullying.

“Saya membuat Cipta untuk menarik perhatian pada kekerasan dan perundungan (bullying) yang dihadapi anak-anak di Indonesia dan di seluruh dunia setiap hari. Melalui menggambar, saya merasa karakter saya hidup dan saya punya kendali atas pelaku bullying. Saya berharap bisa menginspirasi banyak orang, terutama anak-anak. Untuk menceritakan kisah mereka dan jika mereka tidak bisa mengatakannya secara langsung, maka mereka bisa melakukannya dengan menggambar.” kata Rizka.

Baca Juga  Lelang Jersey Lawan Corona, Ramdani Lestaluhu Mengaku Bangga

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan bahwa kaum muda adalah agen perubahan yang dapat menjadikan sekolah tempat yang aman untuk belajar. Sementara itu, Direktur eksekutif UNICEF Henrietta Fore mengatakan Cipta adalah metafora yang kuat untuk pahlawan super muda dalam menghadapi kekerasan dan intimidasi.

Artikel Terkait