Rajin Menabung Belasan Tahun, Saefudin dan Hani Mampu Pergi Haji

 Rajin Menabung Belasan Tahun, Saefudin dan Hani Mampu Pergi Haji

Kitapastibisa.id – Rajin Menabung Belasan Tahun, Saefudin dan Hani Mampu Pergi Haji

Rajin Menabung, Saefudin dan Hani Mampu Pergi Haji – Senyuman lebar terlukis di raut wajah Saefudin dan Hani. Sepasang suami isteri yang belasan tahun menabung untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima, yaitu naik haji bila mampu. Sepasang suami istri ini tergabung dalam kloter 43 embarkasi Bekasi.

Rajin Menabung Belasan Tahun

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, keduanya bekerja serabutan sebagai buruh harian lepas untuk bersih-bersih rumput di kebun. Tidak terhalang untuk Hani yang berusia 70 tahun, alias 14 tahun lebih tua dari pada suaminya, Saefudin. Hani juga bekerja sebagai buruh pembersih kebun dilahan milik orang lain. setiap kali bekerja, mereka menerima upah yang berbeda. Untuk Saefudin dia akan menerima upah sebesar Rp 40 ribu untuk satu kali kerja, sedangkan Hani akan menerima upah Rp 25 ribu. Dengan keterbatasan penghasilan tersebut, mereka bisa menabung dan menyisihkan upah yang mereka dapat selama bekerja belasan tahun.

Kehidupan Saefudin bisa dibilang sangat sederhana. Mereka menetap di perkampungan yang jauh dari kebisingan kota. Rumah yang mereka diami hanya rumah panggung berdinding kayu berukuran 5×8 meter. Suami isteri ini mulai mendaftar haji pada tahun 2012 di KBIH Al Amin Riyadlul Jannah di Singaparna Tasikmalaya.

Baca Juga  Cerita Sukses Johnny Andrean Membangun Kerajaan Bisnis

Setoran pertama yang harus diberikan tidak besar, yaitu hanya Rp 5 Juta. Namun, mereka harus menunggu daftar antrean selama 7 tahun lamanya. Saefudin dan Hani akan berangkat bersama 172 orang Jemaah lainnya dari KBHI tersebut.

Untuk membayar cicilan kekurangan biaya haji, bapak Saefudin harus menyetor uangnya ke KBHI. Ongkos yang harus dikeluarkan pun terhitung mahal untuk bapak Saefudin. Dan beliau tidak memiliki motor.

Setelah melakukan verifikasi ke lapangan dan ternyata memang pasangan suami istri ini layak di bantu. Karena itu, pihak dari KBIH pun mengajukan diri untuk mengambil uangnya di rumah bapak Saefudin. Hal tersebut dilakukan agar beliau tidak lagi perlu mengeluarkan uang untuk ongkos ke KBIH. Tidak hanya itu, pihak KBIH juga membantu menyiapkan dana talang sebagai tambahan mendaftar.

Para tetangga Saefudin dan Hani menjadikan mereka sebagai sosok inspiratif. Dengan keterbatasan dana yang mereka miliki, mereka terus berjuang hingga akhirnya dapat pergi haji. Semoga mereka menjadi pasangan haji Mabrur. Amin.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *