Raeni, Anak Tukang Becak Raih Gelar Doktor

 Raeni, Anak Tukang Becak Raih Gelar Doktor

Kitapastibisa.id -Raeni, Anak Tukang Becak Raih Gelar Doktor – Diadona

Raeni putri seorang tukang becak  yang berhasil lulus sarjana dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96. Lahir dari keluarga sederhana, Raeni membuktikan dapat lulus dan mendapat gelar Sarjana dengan predikat cumlaude.

Cerita tentang Raeni heboh, saat dia diantar wisuda oleh bapaknya dengan menggunakan becak dari Kendal ke Semarang pada 2014 lalu. Kisah Raeni menjadi wisudawan terbaik meski ayahnya seorang tukang becak, menarik perhatian banyak orang tak terkecuali Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Raeni studi di Universitas Birmingham, Inggris dan berhasil lulus pada tahun 2016 lalu. Setelah lulus master, ia kemudian kembali ke Indonesia. Raeni langsung mendapatkan tawaran untuk mengabdi di almamaternya Universitas Negeri Semarang (UNNES). Raeni diangkat sebagai dosen non-PNS di jurusannya Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi.

Di tahun 2018, ia kembali memberikan berita membanggakan untuk kedua orang tuanya. Berhasil menembus Beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi S3 di almamaternya yaitu Universitas Birmingham, Inggris.

Baca Juga: Tradisi Berburu Paus Di Pulau Lembata NTT

Baca Juga  Putri Ariani Penyanyi Tunanetra Bersuara Merdu

Berprestasi Walau Dengan Keterbatasan Biaya

Keterbatasan ekonomi bukan menjadi halangan seseorang untuk menggapai mimpinya. Dengan tekad dan kemauan keras, semua yang dicita-citakan bisa bisa terwujud. Kuncinya adalah mau berusaha dengan sungguh-sungguh.

Herayati
Kitapastibisa.id – Herayati – Kompas

Herayati, Wisudawan dari Program Studi Kimia, FMIPA ITB yang akan diwisuda pada Wisuda Ketiga ITB Tahun Akademik 2017/2018. Perempuan kelahiran Cilegon, Banten, itu merupakan putri dari seorang pengayuh becak yang bernama Sawiri. Himpitan ekonomi tak menyurutkan keinginannya untuk melanjutkan kuliah di ITB. Ia masuk ke ITB tahun 2014 dan berhasil lulus dengan predikat cum laude dengan IPK 3,77. Bahkan ia sempat mendapatkan IP 4,00 pada semester 5.

Retno Puji Astuti
Kitapastibisa.id – Retno Puji Astuti – Kompas

Retno Puji Astuti, dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude pada jurusan kebidanan. Tak hanya itu, Retno juga meraih IPK dengan nilai 3.72. Sebuah nilai yang membanggakan bagi anak seorang tunanetra yang ekonominya pas-pasan. Atas prestasi yang diraih, Retno juga mendapatkan posisi sebagai staf laboratorium di Almamaternya, Akademi Bidan Yogyakarta (Akbidyo). Alhasil Retno pun tak harus bingung dengan pekerjaan dan dapat membantu orang tuanya.

Baca Juga  Kisah Nenek Merawat 1.000 Buaya di Sumatera Utara
Ince Dian Aprilyani Azir
Kitapastibisa.id – Ince Dian Aprilyani Azir – Quipper

Ince Dian Aprilyani Azir merupakan contoh nyata mahasiswa berprestasi di dalam dan luar kampus. Penerima beasiswa LPDP Master di Institute of Education, University College London, ini aktif menjadi pembicara dan konsultan pendidikan di berbagai kampus. Dia juga kerap memberikan arahan untuk mendapatkan beasiswa dan berkesempatan magang di Inggris. Mahasiswa angkatan 2008 Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris ini pernah menjadi mahasiswa berprestasi tingkat nasional pada tahun 2011.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *