Quraish Shihab: Menjaga Lisan, Meraih Ketenangan

 Quraish Shihab: Menjaga Lisan, Meraih Ketenangan

Kitapastibisa.id – Quraish Shihab: Menjaga Lisan, Meraih Ketenangan – Tempo

“Jangan campuri urusan yang bukan urusan Anda. Karena itu akan membuat Anda mendengar yang tidak Anda senangi,” Quraish Shihab dalam acara Mutiara Hikmah Quraish Shihab yang ditayangkan di stasiun televisi SCTV.

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh ampunan. Umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan demi meraih kemenangan. Bulan di mana ibadah begitu nikmat, di mana setiap amalan kian menjauhkan diri dari maksiat. Layaknya lembah pendidikan, Ramadhan mengajak umat muslim untuk kembali belajar memaknai islam sesuai kaidah Rabbnya.

Hikmah Ramadhan bukanlah barang menahan lapar dan haus saja. Menjadi salik yang salih di bulan Ramadhan ialah mereka yang mampu menjaga hawa nafsunya. Menahan diri dari amarah, menahan diri dari berdusta, hingga menahan diri dari apa yang melalaikan dirinya dari bertakwa.

Salah satu gerbang dari segala perkara ialah lidah. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang dapat menjamin bagiku sesuatu yang berada di antara jenggotnya (yaitu mulut, pen.) dan di antara kedua kakinya (yaitu kemaluan, pen.), maka aku akan menjamin baginya surga.” (HR. Bukhari no. 6474).

Baca Juga  Manfaat Dari Menulis Jurnal Harian

Baca Juga: Guling, Bantal Populer Masyarakat Indonesia

Menjaga Lisan Butuh Panduan

Menahan diri dari lapar dan haus adalah hal yang lumrah di bulan Ramadhan. Namun, mejaga lisan bukanlah hal yang sepele. Bagai menanam sebuah benih, apa yang ditanam, maka Ia akan menuai hasilnya. Sebagaimana lisan. Apa yang diucap, itulah yang datang kepadanya.

Berkenaan dalam hal tersebut, Quraish Shihab melalui untaian hikmahnya hendak memberikan panduan perihal menjaga lidah. Segala apa yang kita dengar berasal dari apa yang kita perbuat dan kita ucapkan. Berikut nasihat Quraish Shihab untuk menjaga lisan.

Jangan berucap ketika Anda sedang marah, itu membuat Anda jadi mendengar yang menambah kemarahan Anda.

Jangan memuji seseorang yang membanggakan diri, itu membuat Anda mendengar darinya apa yang merendahkan Anda.

 Jangan mengadu kepada orang yang tidak menginginkan kebaikan Anda, itu membuat Anda mendengar yang menambah penderitaan Anda.

Jangan menasihati siapapun yang menganggap Anda enteng, itu membuat Anda mendengar apa yang akan merendahkan Anda.

Jangan mengucapkan kepada dua orang yang sedang berseteru apa yang membuat mereka marah, karena itu akan membuat Anda terlibat perseteruan mereka.

 Jangan mengingatkan pasangan Anda tentang semua kebaikan yang telah Anda persembahkan, karena itu menjadikan dia mengingkari semua kebaikan Anda.

Anjuran untuk menjaga lisan kerap kita jumpai. Namun bentuknya seperti apa kadang kita tidak ketahui. Quraish Shihab, melalui kalimatnya yang singkat hendak menggambarkan bagaimana seyogyanya kita menjaga lisan dan perangai kita. Beliau hendak menyampaikan bahwa ketenangan dapat diraih melalui menahan diri. Menahan lisan dan menahan tindakan.

Baca Juga  Bagaimana Hukum Salat Berjamaah Saat Normal Baru?

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *