Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut

 Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut

Kitapastibisa.id – Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut – Kompas

Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut – Apa yang ada dalam benak Anda kala mendengar ramen instan? Anda akan membayangkan bungkus ramen instan dengan aksara Jepang. Pasalnya, makanan itu memang berasal dari negeri Sakura. Namun, tahukah Anda bahwa Indonesia juga punya ramen instan?

Gorilla Food adalah brand makanan asal garut yang menyediakan makanan ala Jepang. Jangan salah, makanan ini telah berkolaborasi dengan makanan khas Garut seperti baso aci. Dalang dari Gorilla Food adalah Prayogo Pangestu Quddus, seorang pengusaha asal Garut, Jawa Barat.

Pada tahun 2020, pria dengan sapaan akrab Yogo ini mampu mengembangkan ramen instannya. Ia bahkan memiliki ratusan agen yang tersebar luas dalam negeri. Bahkan, usahanya ini merupakan penyambung hidupnya kala badai Covid-19 menerpa.

Meski terbilang sukses, jalan yang ia harus lalui tidaklah mudah. Yogo harus menerima kenyataan bahwa ia sampai rugi lebih dari 1 miliar rupiah. Lantas, bagaimana kisah Yogo dan ramen instannya?

Baca Juga: Winarko, Difabel Asal Jawa Timur yang Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Baca Juga  Agustinus Rumere, Anak Papua di dalam Uang 75.000

Gagal dan Kehilangan Sejumlah Lini Usaha

Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut
Kitapastibisa.id – Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut – Tokopedia

Tahun 2012, Yogo memulai kariernya sebagai pengusaha. Ia membangun sebuah resto bertema Jepang yang bernama Gorilla Ramen. Kala itu, keuntungannya lumayan besar lantaran tak banyak resto serupa di Garut.

Yogo mengaku sangat mengagumi sosok Bob Sadino. Itu yang menjadi motivasinya dalam menggeluti dunia bisnis. Menurutnya, meski Bob Sadino tak pernah menempuh jalur pendidikan perguruan tinggi, namun ia berhasil menunjukkan bahwa ia tetap bisa sukses.

“Semangat awal membangun resto Gorilla Ramen itu karena saya terinspirasi Bob Sadino yang berhasil menjadi pengusaha muda sukses meski enggak pernah mengenyam bangku perkuliahan,” ujar Yogo dikutip dari kompas, Rabu (16/9/2020).

Semangat Bob Sadino mengalir dalam Yogo. Pasalnya, Yogo beberapa kali bangkrut dalam usahanya. Pada tahun 2017, Yogo melebarkan sayapnya dalam bentuk makanan ringan kemasan dengan brand Mini Gori. Bermodalkan 1 miliar rupiah dan semangat militan, Yogo yakin dapat sukses dalam segmen ini.

Namun, kenyataan tak sesuai harapan. Mini Gori tumbang. Kemudian, lini usaha lainnya ikut menyusul Mini Gori. Lebih dari 1 miliar melayang atas kerugian yang terjadi pada Yogo. Pukulan telak itu menjatuhkan Yogo. Terlebih, Yogo baru saja menikah tahun itu.

Baca Juga  Sherina Fernanda, Predikat Magna Cum Laude Dari Keseimbangan Hidup

Yogo: Pengalaman Adalah Guru Terbaik

“Pengalaman ini buat saya belajar kalau setiap jenis usaha memiliki karakter dan tantangan yang berbeda. Kegagalan ini sangat berarti bagi saya, sampai saat ini,” ungkapnya.

Yogo tau bahwa ia harus bangkit. Setelah kegagalan menerpa, ia langsung merumuskan strategi untuk membawanya melambung tinggi. Selang setahun setelah momen kegagalan Yogo, ia bangkit dengan ide baru. Salah satunya adalah dengan ramen instan.

Berpengalaman dari urusan ramen, kini ia menjualnya dalam bentuk kemasan. Ide ini berbuah manis. Pasalnya, Yogo tak hanya meramu ramen instan, namun juga baso aci instan. Strategi ini berhasil menghasilkan omzet yang baik.

“Alhamdulillah Ramen Gorilla Instan dan Gorilla Baso Aci sesuai ekspektasi. Pengalaman kegagalan Mini Gori yang membuat saya terus belajar di bisnis makanan kemasan,” tuturnya.

“Saya percaya, di belakang bisnis yang berhasil, ada doa yang ikhlas. Maka saya banyak memberdayakan tenaga kerja yang sebelumnya kurang beruntung. Semoga dengan ini Gorilla Food dapat terus eksis, berkembang, dan berkah,” tandasnya.

Baca Juga  Waspada Nafsu yang Tersembunyi

Artikel Terkait