Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi

 Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi

Kitapastibisa.id – Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi – Nusa Tour

Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi – Wakatobi adalah wilayah Taman Nasional Wakatobi yang memiliki kekayaan alam bawah laut terbesar dan terindah di dunia sehingga diberi julukan “Surga Kecil di Dunia”. Alam bawah lautnya punya 750 spesies terumbu karang dari 850 spesies yang ada di dunia. Gelar taman laut terbaik dunia sudah menjadi milik Wakatobi. Hal yang sangat wajar mengingat Laut merah timur Mesir saja saja hanya memiliki 200 spesies, bahkan laut Karibia hanya ada 70 spesies.

Wakatobi menjadi kawasan taman nasional sejak tahun 1996, dengan luas keseluruhan 1,39 juta hectare pada wilayah Sulawesi Tenggara. Disana juga terdapat sebuah pantai yang juga sering di beri nama Pantai Jodoh, karena sering dikunjungi oleh muda mudi setempat. Ketika kamu mengunjungi Wakatobi, ada sebuah atraksi budaya yang jangan sampai terlewatkan jika kalian berkunjung ke Wakatobi.

Namanya adalah pantai Kabuenga ini mengandung mitos perjodohan bagi pasangan yang belum menikah. Kabuenga berarti ayunan untuk mencari pasangan hidup. Menurut kepercayaan masyarakat, setiap orang yang mengikuti Kabuenga akan mendapatkan jodoh dalam waktu tidak terlalu lama.

Baca Juga  Keraton Yogyakarta Destinasi Wisata Budaya

Setidaknya ada 40 spot menyelam kelas dunia ada di Wakatobi. Sampai-sampai seorang pakar kelautan Jacques Cousteau menjuluki daerah ini sebagai lokasi diving terbaik dunia. Wakatobi sendiri memiliki pulau besar dan pulau kecil yang memiliki keindahan alam, pantai dan tempat-tempat bersejarah. Wakatobi merupakan akronomi dari empat pulau besar yaitu Wangi-Wangi (Wa), Kaledupa (Ka), Tomia (To) dan Binongko (Bi).

Baca Juga: Mengupas Beban Algojo Terpidana Mati Nusakambangan

Intip Panduan Diving Saat Pandemi

Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi
Kitapastibisa.id – Pesona Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi – Merah Putih

Bagi para pencinta kegiatan selam pastinya sudah tidak sabar untuk kembali menyelam setelah berbulan-bulan di rumah saja akibat pandemi Covid-19. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan beberapa anggota Professional Association of Diving Instructors (PADI) telah menyusun panduan protokol kesehatan wisata selam dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Kemenparekraf menjelaskan, ada penambahan dalam panduan wisata diving jika dibandingkan sebelum pandemi dan di masa pandemi, salah satunya adalah disinfeksi peralatan. Namun untuk kebersihan dan mencegah penyebaran Covid-19. Wisatawan disarankan menggunakan alat diving masing-masing atau tidak dibagikan dengan orang lain.

Baca Juga  Filosofi Mendalan Dibalik Rumah Adat Suku Huaulu

Semua wisatawan sebelum masuk kawasan wisata, wajib memeriksakan suhu tubuhnya. Jika suhu tubuh tinggi, akan dilakukan dua kali pemeriksaan dengan interval 5 menit. Setelah selesai dengan pengecekan suhu tubuh, wisatawan mengisi daftar registrasi untuk lokasi wisata selam. Mereka harus mengisi data mulai dari nama, alamat, nomor telepon, dan pertanyaan yang terkait dengan riwayat perjalanan dan kesehatan.

Selama berada dalam area wisata, wisatawan harus menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain. Sebelumnya, aturan wisata selam pernah menggagas kriteria jaga jarak minimal dua meter.

Artikel Terkait