Pesan Chelsea Islan pada Perempuan: Cintai Diri Sendiri

 Pesan Chelsea Islan pada Perempuan: Cintai Diri Sendiri

Kitapastibisa.id – Pesan Chelsea Islan pada Perempuan: Cintai Diri Sendiri – Popbela

Pesan Chelsea Islan pada Perempuan: Cintai Diri Sendiri – Kita baru saja memperingati hari kesehatan jiwa sedunia. Pada hari yang bertepatan dengan tanggal 10 Oktober 2020 itu, kesehatan mental menjadi sorotan. Pasalnya, akhir-akhir ini isu kesehatan mental menjadi buah bibir masyarakat. Tak hanya nasional, namun juga mancanegara.

Menurut data WHO tahun 2017, depresi dan kecemasan merupakan gangguan jiwa umum yang memiliki prevalensi paling tinggi. Indonesia sendiri memiliki peningkatan gangguan emosional pada remaja. Pada tahun 2018, gangguan emosional meningkat 3 persen.

Beberapa bentuk gangguan jiwa yang umum dapat berupa gangguan kecemasan, suasana hati yang terganggu, hingga depresi. Seluruh hal tersebut dapat menyerang siapa pun. Tak terkecuali artis papan atas, Chelsea Islan.

Meski sudah membintangi laga layar lebar, perempuan kelahiran Washington, D.C., 2 Juni 1995 ini tak lepas dari gangguan mental. Mengutip dari Pobela.com, Chelsea Islan kerap merasa cemas dan tidak percaya diri.

Bagaimana cara Chelsea menghadapi rasa cemas tersebut?

Baca Juga: Berbagai Manfaat Selalu Berpikiran Positif

Baca Juga  Daniel Indro, Ilustrator Komik Amerika Asal Tulungagung

Mencintai Diri Sendiri Adalah dengan Menebar Kebaikan

Pesan Chelsea Islan pada Perempuan: Cintai Diri Sendiri
Kitapastibisa.id – Pesan Chelsea Islan pada Perempuan: Cintai Diri Sendiri – Finroll

Seluruh perasaan cemas yang ia rasakan muncul dari pikirannya sendiri. Menurut perempuan berumur 25 tahun ini, pola pikir seseorang tentang pribadi mereka sangat mempengaruhi kesehatan mental mereka.

“Pastinya semua orang pernah merasakan insecure dalam segala aspek. Menurut aku, insecure itu enggak hanya tentang tubuh, namun kembali pada mindset. Kalau punya mindset positif pasti enggak akan ada rasa insecure karena semua orang dilahirkan berbeda. Setiap orang mempunyai keunikannya masing-masing dan potensi tersebut harus ditampilkan,” tutur Chelsea.

Bahwa semua orang memiliki latar belakang dan kemampuan yang berbeda. Hal itu yang menjadi mantra Chelsea dalam menghadapi terpaan kecemasan. Terlebih, menyadari bahwa semua orang memiliki kelebihan yang berbeda merupakan bentuk self-love.

Chelsea menyebut bahwa self-love atau mencintai diri sendiri adalah hal yang sangat penting. Dengan hal tersebut, seseorang dapat termotivasi untuk melakukan hal-hal positif. Pola pikir seperti itulah yang Chelsea tanam pada benaknya.

Self-love itu penting banget untuk membuat diri kita selalu termotivasi dan menunjukan bahwa ‘we are worth it’, itu suatu hal yang membuat kita percaya diri lagi. Orang lain bisa memberikan komentar negatif namun diri sendiri harus mampu menyaring komentar tersebut dan tetap percaya diri. Self-love bukan hanya untuk diri sendiri namun bagaimana kita bisa menyebarkan positivity kepada orang-orang di sekitar,” tambah Chelsea.

Baca Juga  Kisah Dokter Inspiratif Lie Dharmawan

Chelsea menyebut bahwa self-love bukan soal diri sendiri, tapi menebar kebaikan kepada orang lain. Hal ini membuat manusia merasa bahwa dirinya berharga dan berarti. Bukan soal memberikan apresiasi pada tubuh dan perilaku. Namun juga terhadap pendapat dan suasana hati orang lain.

Mencintai Diri Bukanlah Hal yang Mudah, Namun Bukan Tidak Mungkin

Tentu, mencintai diri sendiri bukanlah hal yang mudah. Terlebih, ketika kita berada dalam lingkungan yang negatif. Mulai dari pembicaraan yang negatif, hingga perilaku buruk dapat meruntuhkan rasa percaya diri dalam sekejap. Lantas, bagaimana cara Chelsea menghadapi hal tersebut? Salah satu upaya Chelsea membangun rasa percaya diri adalah dengan mengikuti komunitas dan aksi sosial. Dengan berbaur dengan orang-orang yang memiliki visi yang sama, maka Chelsea dapat merasakan kekuatan positif dari orang-orang tersebut.

Terakhir, Chelsea berpesan kepada seluruh perempuan agar mencintai dirinya. Baginya, tak mudah menjadi seorang perempuan. Apalagi hidup dalam masyarakat yang tidak mampu menghargai perempuan. Menurutnya, perempuan harus tangguh dan mampu merubah pandangan ihwal second gender dalam masyarakat.

Baca Juga  Rahmawati Kekeyi Putri Cantika Menjadikan Bully Sebagai Motivasi

“Jangan pernah menyerah, semangat terus dan harus bangga dilahirkan sebagai perempuan. Kita sebagai perempuan sangat spesial dan menurut aku tanpa perempuan tidak bisa melahirkan generasi baru. Sebagai perempuan harus mendapatkan hak dan setara seperti yang lain dan jangan sampai menjadi second gender karena kita harus mulai mengubah stigma second gender atau stereotip di masyarakat. Harus berani menjadi perempuan yang tangguh dan lantang,” tutupnya.

Artikel Terkait