Penjelasan Insomnia dan Cara Mengatasinya dalam Islam

 Penjelasan Insomnia dan Cara Mengatasinya dalam Islam

Kitapastibisa.id – Penjelasan Insomnia dan Cara Mengatasinya dalam Islam – Tribun

Penjelasan Insomnia dan Cara Mengatasinya dalam Islam – Tahukah Anda? Stress boleh jadi pemicu dari insomnia. Memiliki kesulitan untuk tidur di malam hari memang memiliki banyak sebab. Namun, salah satu penyebab utamanya adalah pikiran yang berlebihan atau stress.

Insomnia atau sulit tidur memiliki dua jenis, yakni primer dan sekunder. Biasanya, insomnia primer merupakan gangguan yang muncul bukan dari kondisi kesehatan. Boleh jadi itu disebabkan oleh stress atau kelelahan karena bepergian. Kemudian insomnia sekunder berasal dari masalah kesehatan seperti maag, asma, atau lainnya.

Terkait dengan hal tersebut, Islam memiliki cara tersendiri dalam mengatasi Insomnia. Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan cara untuk mengatasi susah tidur. Beliau memberikan anjuran umatnya untuk berdoa kala mendapati insomnia. Imam Tirmidzi meriwayatkan bahwa Khalid bin Walid pernag berkata epada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bahwa dirinya susah tidur.

Lantas, Nabi shallallahu alaihi wa sallam meminta Khalid bin Walid untuk berdoa,

“Ya Allah, Tuhan tujuh lapis langit dan apa yang menaunginya, Tuhan tujuh lapis bumi dan apa yang ada di dalamnya, serta Tuhan setan dan apa yang tersesat. Jadikanlah untukku pelindung dari kejahatan seluruh makhluk-Mu, yang ingin melakukan kejahatan kepadaku, serta melakukan makar kepadaku. Sungguh mulia perlindungan-Mu, sungguh agung pujian kepada-Mu, tidak ada tuhan selain Engkau, dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.” (HR Tirmidzi).

Baca Juga  Memaknai Cinta Dalam Pandangan Islam

Diriwayatkan bahwa doa tersebut dapat meringankan diri dari kesulitan tidur. Namun, terdapat beberapa sunnah lainnya yang dapat diamalkan.

Baca Juga: Kunci Hidup Sehat dalam Agama Islam

Sunnah Sebelum Tidur

Boleh jadi, perasaan was-was dan pikiran yang menghantui kita sebelum tidur adalah ulah setan. Oleh karenanya, kita perlu membentengi diri agar terhindar dari godaan setan. Rasul shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan beberapa sunnah untuk diamalkan sebelum tidur.

Pertama, berwudhu sebelum tidur. Dari Al-Bara’ bin ‘Aazib radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu.” (HR. Bukhari, no. 247 dan Muslim, no. 2710)

Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali menjelaskan manfaat berwudhu sebelum tidur. Di antara manfaat dari berwudhu sebelum tidur adalah menyucikan hati dan melindungi dari dari godaan setan sebelum tidur.

Selain berwudhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga menganjurkan umatnya membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas kemudian ditutup dengan membaca ayat kursi.

Baca Juga  Gemar Komentar dalam Medsos? Perhatikan Adabnya dalam Islam

Perlu diketahui bahwa amalan tersebut merupakan upaya untuk meringankan gejala insomnia. Poin utamanya adalah membebaskan pikiran dengan menyerahkannya kepada Allah. Namun, gangguan insomnia yang disebabkan oleh masalah kesehatan tetap perlu penanganan medis.

Artikel Terkait