Pendidikan Karakter untuk Indonesia yang Beradab

 Pendidikan Karakter untuk Indonesia yang Beradab

Pendidikan Karakter untuk Indonesia yang Beradab

Bangsa Indonesia dikenal dengan keberagamannya, mulai dari bahasa, suku, adat-istiadat,makanan khas, hingga masing-masing wilayah memiliki cerita rakyat tersendiri. Keberagaman ini sudah selayaknya dirajut dengan persatuan, kesatuan, dan rasa cinta tanah air yang tinggi. Membangun karakter bangsa yang kokoh diatas segala perbedaan menjadi tugas kita bersama, terutama memulainya dalam hal pendidikan. Pendidikan berkarakter dinilai mampu memenuhi kebutuhan bangsa untuk melahirkan para pemuda yang bisa menjaga keutuhan ibu pertiwi.

Kurangnya pendidikan berkarakter ini telah kita rasakan dampaknya diberbagai daerah dengan adanya konflik SARA. Banyak konflik antar umat beragama, salah satunya melakukan pengerusakan tempat ibadah, mengerdilkan kaum minoritas, perkelahian antar suku, dan tak jarang hal ini bahkan menimbulkan korban jiwa. Padahal jika merujuk pada pengamalan Pancasila, dalam sila ketiga kita telah berjanji bahwa persatuan Indonesia haruslah di atas segala perbedaan.

Institusi pendidikan sebagai salah satu wadah yang sudah seharusnya mampu memaksimalkan pengetahuan dan pemahaman soal negara ini justru kali ini berpotensi sebagai salah satu tempat penyulut kesalahmpahaman dan radikalisme. Guru sebagai tenaga pendidik juga tak jarang salah memahami dan melakukan pengerisakan kepada murid karena perbedaan agama, atau suku. Hal ini tentu saja menjadi ancaman sangat serius bagi keutuhan dan persatuan bangsa.

Baca Juga  Ajun Perwira Tak Akan Terima Warisan dari Jennifer Jill

Baca Juga: Joey Alexander Seorang Pianis Muda Berbakat

Pengertian Pendidikan Karakter

Pendidikan merupakan sebuah bentuk pembelajaran keterampilan, pengetahuan, serta kebiasaan sekelompok orang yang secara turun-menurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui pengajaran, pelatihan serta penelitian. Adapun pendidikan ini terkadang terjadi atas bimbingan orang lain, tetapi juga terjadi secara otodidak atau tanpa bimbingan dan petunjuk orang lain. Pendidikan juga dipersiapkan sebagai wadah untuk melakukan interaksi dan kebiasaan bekerjasama dan berkelompok dengan orang lain. Sedangkan karakter, karakter merupakan sifat batin yang berpengaruh terhadap pikiran, tingkah laku, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang  manusia miliki sejak lahir sampai menjadi dewasa, Selain itu, Karakter merupakan nilai-nilai yang khas, baik akhlak, watak, serta kepribadian yang terbentuk dari hasil internalisasi dari berbagai kebijakan yang dipercaya serta dipergunakan sebagai cara berpikir, bersikap, pandang, berucap dan berprilaku dalam menjalani kehidupan.

Pendidikan karakter merupakan usaha untuk mewujudkan suasana serta proses pemberdayaan potensi dan pembudayaan seseorang untuk membangun karakter pribadi atau kelompok yang baik sebagai warga negara. Pendidikan karakter juga berfungsi megembangkan peradaban manusia yang baik  di dalam pergaulan dunia. Pendidikan karakter bisa dilakukan bukan hanya di sekolah-sekolah, melainkan  dari keluarga, lingkungan, pemerintahan, dunia usaha, serta media tegnologi.

Baca Juga  Nilai Filosofis Di Balik Batik Truntum

Masa depan Indonesia sangat bergantung salah satunya melalui pembangunan manusia yang berkarakter, teguh, dan berbudi luhur. Menjaga persatuan bangsa sebagai seorang pribadi yang santun tanpa membedakan asal usul orang lain.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *