Olahraga Yang Berasal dari Indonesia

 Olahraga Yang Berasal dari Indonesia

Kitapastibisa.id – Olahraga Yang Berasal dari Indonesia – Liputan6

Olahraga Yang Berasal dari Indonesia – Indonesia memiliki olahraga dan permainan tradisional yang tidak kalah terkenalnya. Keragaman budaya di Indonesia dan kehebatan nenek moyang dalam menghasilkan karya, nenjadi salah satu faktor pendukung lahirnya beberapa olahraga hasil tangan leluhur yang merupakan implementasi dari kebudayaan Indonesia yang disempurnakan. Meski ditengah keterbatasan, mereka menciptakan sesuatu yang saat ini mampu mendunia.

Baca Juga: 4 Zodiak yang Tidak Melupakan Cinta Pertamanya

Berikut beberapa Olahraga Asli dari Indonesia:

  1. Pencak Silat

Olahraga Yang Berasal dari Indonesia
Kitapastibisa.id – Pencak Silat – Radar

Pencak silat merupakan cabang olahraga beladiri tertua dengan gerakan indah serta beragam membuatnya mudah disukai banyak orang. Bela diri yang menonjolkan keindahan gerakan seluruh tubuh ini berkembang dengan pesat di Indonesia. Pencak silat diperkirakan telah berasal dari abad ke-7 kerajaan di Indonesia. Saat ini Pencak Silat tidak hanya dimainkan sebagai budaya saja, lebih dari itu olahraga ini juga dipertandingkan pada event internasional. Sekitar tahun 2000-an Pecak Silat masuk pada kejuaraan olahraga Asia.

  1. Sepak Takraw

Olahraga Yang Berasal dari Indonesia

Kitapastibisa.id – Sepak Takraw – Leverade

Baca Juga  Miliki Penghasilan Ratusan Juta, Dimas Ahmad Pensiun Jualan Bakso

Sepak Takraw merupakan olahraga rakyat asli Indonesia yang dulunya kerap kali dimainkan oleh masyadakat di berbagai daerah. Sepak Takraw pertama kali muncul pada abad ke-15 ditemukan pada masa Kesultanan Melayu, Sulawesi Selatan. Awalnya, permainan ini dimainkan oleh para bangsawan Melayu dengan sebutan sepak raga. Meski tidak se-populer sepak bola, namun olahraga ini sudah masuk pada kejuaraan internasional. Sepak takraw sudah bergabung di Asian Games selama 50 tahun.

  1. Tarung Derajat

Tarung Drajat
Kitapastibisa.id – Tarung Derajat – Tribun

Pada tahun 1960 Tarung Derajat muncul di tanah air yang berawal dari penemuan Ahmad Drajat. Pada tahun 1998 Tarung Derajat diakui sebagai salah cabang olahraga oleh Koni dan menjadi latihan dasar bela diri oleh TNI angkatan darat dan Polri. Saat ini Tarung Derajat mulai dipertandingkan pada event nasional serta region Asia Tenggara. Bahkan saat ini olahraga ini sudah mulai diminati oleh banyak orang dari negara lain yang berniat mempelajarainya.

  1. Pacu Jalur

Pacu Jalur
Kitapastibisa.id – Pacu Jalur – Liputan6

Keadaan negara kita yang dikenal sebagai negara maritim membuat nenek moyang kita dahulu membuat perahu dengan tujuan untuk mempermudah akses mereka saat ingin berpergiaan. Berawal dari kebutuhan tersebutlah Pacu Jalur diangkat menjadi olahraga yang sering dipertandingkan. Pacu Jalur berasal dari daerah Riau yang dalam penglombaannya menggunakan 40 sampai 60 orang. Olahraga Paju Jalur dikenal memiliki banyak kemiripan dengan dayung, yang sama-sama bertumpu pada kekuatan lengan. Sebab bagian tubuh itu menjadi hal mutlak dalam saat menggerakan kano atau perahu.

  1. Pathol

Pathol
Kitapastibisa.id – Pathol – cbfmrembang

Pathol sendiri dideskripsikan sebagai gulat tradisional yang berasal dari Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Mulanya merupakan acara sayembara untuk mencari ksatria terbaik yang bisa menjaga pelabuhan Tuban yang pada waktu itu ramai oleh perompak dan penyamun. Gulat pathol biasanya diadakan di pesisir pantai menjelang bulan purnama atau bahkan pada hari-hari khusus seperti upacara sedekah laut.

  1. Karapan Sapi

Karapan Sapi
Kitapastibisa.id – Karapan Sapi – IndonesiaKaya

Karapan sapi berasal dari Madura, Jawa Timur. Biasanya dimainkan dengan sepasang sapi yang akan menarik kereta dari kayu tempat joki mengendalikan mereka. Lalu mereka akan beradu cepat dengan sapi tandingan lainnya. Olahraga ini seringkali dilombakan pada bulan-bulan tertentu seperti bulan Agustus hingga Oktober.

  1. Lompat Batu

Lompat Batu
Kitapastibisa.id – Lompat Batu – Detik

Lompat batu sebenarnya merupakan tradisi masyarakat Pulau Nias. Mereka awalnya melakukan hal tersebut sebagai persiapan sebelum perang. Masyarakat Nias meyakini bahwa siapapun pemuda Nias yang berhasil melakukan tradisi lompat batu akan dianggap sudah dewasa dan matang secara fisik. Hal tersebut merupakan sebuah kebanggaan bagi para pemuda Nias dan juga keluarga mereka.

Baca Juga  Indonesia Berkebun, Opsi Menghadapi Krisis Pangan

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *