Menempuh Pendidikan Dengan Pakaian Lusuh

 Menempuh Pendidikan Dengan Pakaian Lusuh

Menempuh Pendidikan Dengan Pakaian Lusuh

Seorang anak laki-laki yang menjadi viral setelah salah seorang guru membagikan kisahnya di akun instagram @rohayatun7 dan berhasil menarik perhatian warganet. Anak tersebut tetap semangat menempuh pendidikan dengan pakaian lusuhnya.

Anak tersebut bernama Jodi. Dia tinggal bersama kakek dan neneknya yang bernama Rakum dan Sati. Mereka bertempat tinggal di Dusun Pahing Desa Margabaktim Kecamatan Kadugede, Kuningan.  Rumah Rakum berada di perbukitan, jaraknya kira-kira satu kilometer dari SDN Margabakti.

Kondisi keuangan keluarga Jodi sendiri rendah. Kakek dan neneknya tidak memiliki pekerjaan tetap dan bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Keluarga mereka tidak pernah atau bahkan putus sekolah saat menempuh pendidikan hingga tuntas di sekolah dasar. Hal tersebut tentunya disebabkan karena faktor ekonomi.

Baca Juga: Diplomat Asal Papua yang Cemerlang

Kondisi Tempat Tinggal Jodi

Seperti yang dilansir dari news.detik.com, Kondisi rumah yang ditinggali oleh Jodi bersama kakek neneknya tidak layak huni. Bahkan rumah tersebut tidak memiliki kamar mandi. Mereka tebiasa buang air kecil dan air besar di sekitar rumah. Sumber cahaya pada malam hari pun mereka dibantu oleh tetangga mereka yang baru mereka peroleh baru baru ini. Sebelumnya mereka melewati malam yang gelap gulita.

Baca Juga  Sultan Baabullah, Pribumi Perkasa Pengusir Penjajah

Untuk menempuh rumahnya saja harus melewati jalan yang naik turun. Hal tersebut dikarenakan tempat tinggal Jodi yang berada di dataran tinggi. Setelah melewati jalanan aspal, kendaraan bermotor harus diparkirkan di pinggir jalan. Kemudian harus berjalan kaki sekitar 100 meter dengan kondisi jalan setapak yang menanjak.

Mengetahui hal tersebut, pihak SDN Margabakti merasa iba dengan kondisi yang dialami oleh Jodi dan keluarga. Hingga akhirnya memutuskan untuk mengajak Jodi ikut bersekolah dan mejadi pelajar resmi di sekolah tersebut.

Jodi yang sebelumnya datang ke sekolah hanya untuk bermain bersama siswa-siswi SD Negeri Margabakti dengan bajunya yang kotor dan tanpa alas kaki, kini datang dan mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan seragam SD barunya yang diberikan oleh pihak sekolah. Jodi juga dianggarkan untuk mendapatkan uang jajan sebanyak Rp 5 ribu per harinya agar dia merasa lebih semangat.

Kini Jodi sudah menjadi pelajar resmi di SD Negeri Margabakti. Dia tidak lagi mengenakan baju lusuh untuk bernangkat sekolah berkat orang-orang baik hati yang ada disekitarnya.

Baca Juga  Celyn Bocah Jenius Asal Sragen Mengantongi 700 Piala

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *