Manfaat Lendir Siput Untuk Kulit

 Manfaat Lendir Siput Untuk Kulit

beritapapua.id – Manfaat Lendir Siput Untuk Kulit – Alodokter

Bagi kamu yang sering menggunakan produk skincare, pasti sudah tidak asing dengan produk yang mengandung lendir siput. Meski terlihat menjijikan, bahan alami ini mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh, seperti protein, asam glikolat, dan antioksidan.

Siput pertama kali diberdayakan di zaman Yunani kuno sebagai pengobatan topikal untuk mengurangi peradangan. Kandungan asam hialuronat pada lendir siput diklaim mampu melembapkan kulit dengan baik.

Penelitian mengenai lendir siput sudah diteliti oleh dosen Pendidikan Biologi Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Susintowati. Dalam risetnya berjudul “Mengenal dan Bersahabat dengan Siput”, menjelaskan hewan Gastropoda itu sebenarnya menghasilkan dua macam lendir. Yaitu lendir untuk lubrikasi atau kelembaban dan lendir pelekatan (adesif).

Selama tiga tahun terakhir, para petani Thailand dan penduduk setempat telah mulai memelihara siput. Padahal, hewan-hewan tersebut pernah mati-matian berusaha dilenyapkan para petani karena dianggap sebagai hama.

Meski lendir siput membawa berbagai manfaat untuk kecantikan, disarankan untuk mengoleskan sedikit lendir ini ke kulit terlebih dahulu sebelum mengoleskannya ke wajah. Kemudian, perhatikan apakah ada reaksi alergi yang muncul. Jika area kulit yang diolesi lendir siput mengalami ruam dan gatal, hentikan penggunaan. Anda mungkin menderita alergi terhadap kandungan yang terdapat pada lendir siput.

Baca Juga  Urutan Pemakaian Skincare Malam Hari Yang Benar

Baca Juga: Memanfaatkan Bedak Bayi dalam Kegiatan Harian

Obat Untuk Awet Muda

Seperti yang telah di sebutkan, lendir siput mengandung asam hialuronat yang mampu menjaga kulit tetap lembap. Nah, kulit lembap mengurangi risiko munculnya kerutan di wajah. Otomatis, wajah akan terhindar dari penuaan dini.

Saat ini ada banyak produk yang mampu membantu mengatasi keriput. Namun jika Anda sedang dalam kondisi darurat atau ingin mencari solusi tambahan untuk mengatasinya, lendir siput bisa dicoba. Itu karena lendir siput dapat merangsang produksi kolagen dan elastin.

Dalam setiap produk, tidak mungkin untuk memprediksi keberhasilannya. Karena tergantung pada kualitas lendir yang digunakan, jumlah dalam produk tersebut. Bagaimana lendir tersebut diolah dan diproses, serta interaksi lendir siput dengan bahan-bahan pendukung lainnya yang juga ikut memainkan peran. Hingga saat ini, efektivitas hanya dinilai berdasarkan efek langsung bukan efek jangka panjang.

Siput dapat hidup dengan habitat yang beraneka ragam. Mulai dari lautan, perairan darat, daratan hingga puncak bukit atau pegunungan. Ada 35.000-75.000 spesies siput yang telah teridentifikasi. Kebanyakan dari mereka terdistribusi di daerah-daerah yang lembab dan basah, namun ada pula yang mampu hidup di daerah kering semacam gurun seperti genus Eremarionta.

Baca Juga  Tips Mudah Untuk Merawat Kulit Kering

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *