Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional

 Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional

Kitapastibisa.id – Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional – Brilio

Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional – Seni dan keindahan merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan. Lahirnya ide dan gagasan atas suatu keindahan juga mendapat pengaruh dari budaya dan ajaran yang secara turun temurun memiliki nilai serta peran dalam berkehidupan. Dua hal ini yang dari kemunculannya hingga saat ini, juga selalu bisa mencipta karya-karya dan sumber untuk dunia fashion.

Salah satunya terwakilkan oleh karya indah melaui seorang Lila Imeldasari, melalui brand miliknya yaitu, lemari lila. Kecintaannya terhadap keindahan kain-kain tradisional nusantara sedari kecil membuatnya tumbuh menjadi perempuan yang sangat mencintai hal-hal detail dan kreatif. Melalui dunia fashion, ia senantiasa memberikan sentuhan bergaya etnik pada setiap pakaian buatannya.

Baca Juga: Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan

Lila Imeldasari dalam Dunia Fashion

Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional
Kitapastibisa.id – Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional – Solopos

Setiap hasil karya dan desainnya, ia selalu memadukan kain tradisional Indonesia dengan desain kasual menjadi ciri dan karakter khas Lila untuk bergelut dalam dunia fashion. Lemari Lila, produk pakaian bergaya etnik mulai sejak tahun 2009. Wanita asal Palembang ini ingin mengangkat kebaya dan kain tradisional agar menjadi identitas perempuan Indonesia. Walaupun kebanyakan masyarakat kita telah akrab akan kebaya, namun seiring dengan tumbuh dan berkembangnya dunia fashion serta pengaruh dari barat, kebaya perlu sentuhan modern dan lebih membumi untuk terus bertahan dan dikenal oleh generasi-generasi baru Indonesia.

Baca Juga  Prestasi Mahasiswa Universitas Hasanuddin Indonesia pada IPITEx 2020

Ia memulai perjalanan karirnya dari nol. Awalnya, Lila pun menitipkan baju buatannya ke toko baju milik temannya sembari mengoptimalkan media sosial sebagai tempat promosi. Barulah pada Juni 2015, Lila membuat toko offline di Jalan DI Panjaitan No 45, Mantrijeron Yogyakarta. Lila tetap melakukan promosi dan mempertahankan konsumen dari media sosial.

Produk dari Lemari Lila berupa kebaya, baju kasual, celana etnik, dan kain lilit dengan bahan perpaduan dari kain tradisional dan kain polos cocok untuk digunakan ke berbagai acara. Lila juga berusaha untuk selalu membuat produk dengan desain simpel dan nggak ribet. Segmen pasar Lemari Lila juga tak hanya menjaring ibu-ibu muda tapi juga anak muda. Tak heran kalau pakaian bergaya etnik hasil kreasi Lila memiliki banyak peminat dari semua kalangan.

Artikel Terkait