Lebih Dekat dengan Kearifan Lokal Desa Bersama Agradaya

 Lebih Dekat dengan Kearifan Lokal Desa Bersama Agradaya

Kitapastibisa.id – Lebih Dekat dengan Kearifan Lokal Desa Bersama Agradaya – Agradaya.id

Lebih Dekat dengan Kearifan Lokal Desa Bersama Agradaya – Butuh sebuah komunitas atau lingkungan yang mendukung dan sehat untuk membesarkan seorang anak. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa anggota yang tinggal dalam satu atap. Keluarga menjadi sebuah lingkungan yang paling dekat dengan tumbuh kembang seseorang.

Hal ini dapat menjadi salah satu faktor pembentukan karakter, kebiasaan, dan kepribadian. Cara hidup, berfikir, dan bertindak juga sangat berpengaruh dari keluarga sebelum seseorang keluar atau secara mandiri terpisah dari keluarga untuk kepentingan sekolah, bekerja, atau yang lainnya.

Lahir dan tumbuh di desa, menjadikan Agradaya dapat dikatakan sebagai “anak desa”. Bermula dari Andhika Mahardika, bapak dari “Agradaya” yang lahir dan besar di desa, melanjutkan sekolah dan pernah berkarir di kota, memiliki misi hidup untuk kembali pulang dan hidup di desa. Kecintaannya pada Indonesia, dunia pertanian, bisnis, dan produk lokal membuat langkahnya untuk hidup di desa semakin yakin dan mantap.

Baca Juga  Kisah Hidup Seto Mulyadi, Psikolog Ternama Indonesia

Baca Juga: Lila Imeldasari dan Kecintaannya Terhadap Kain Tradisional

Agradaya Perusahaan Bisnis Berbasis Pertanian Indonesia

Lebih Dekat dengan Kearifan Lokal Desa Bersama Agradaya
Kitapastibisa.id – Lebih Dekat dengan Kearifan Lokal Desa Bersama Agradaya – Tokopedia

Agradaya merupakan sebuah perusahaan bisnis yang lahir atas kegelisahan kondisi pertanian Indonesia, khususnya rempah-rempah yang belum dimanfaatkan dan diolah secara maksimal, yang terletak di Dusun Planden, Desa Sendangrejo, Sleman-Yogyakarta. Agaradaya berfokus pada pengembangan bisnis yang berbasis kelestarian alam dan masyarakat.

Bersama Asri Saraswati, Ibu dari “Agradaya” yang justru lahir, besar, dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di kota. Membuatnya jengah sampai akhirnya memutuskan untuk pindah dan hidup di desa. Berbekal rasa ingin tahu yang tinggi, hobi memasak, bercocok tanam, dan mengolah berbagai bahan makanan lokal.

Keluarga kecil “Agradaya” tumbuh dengan banyak menyerap pemahaman dan prinsip hidup desa yang cukup, sederhana, dan saling gotong royong. Pemanfaatan tanaman serta tumbuhan sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga menjadi semangat hidup mereka.

Agradaya berkontribusi pada upaya mencipatakan alam dan lingkungan yang lestari dengan menerapkan prinsip pertanian dan perkebunan alami. Fokus pada pengembangan tanaman rempah natural, bekerjasama dengan petani rempah Yogyakarta dan Jawa Timur. Saat ini Agradaya telah bekerja sama dengan lebih dari 300 petani untuk menghasilkan tanaman rempah biofarmaka. Seperti pengolahan jahe, kunyit, dan temulawak, kemudian menjadi bahan makanan, minuman dan bubuk ekstrak.

Baca Juga  Samsul, Kuli Bangunan yang Sukses Rintis Warung Kopi

Artikel Terkait