Lady Gaga akan Berperan Menjadi Pembunuh Di Film Terbarunya

 Lady Gaga akan Berperan Menjadi Pembunuh Di Film Terbarunya

Kitapastibisa.id – Lady Gaga akan Berperan Menjadi Pembunuh Di Film Terbarunya – Insider

Lady Gaga akan Berperan Menjadi Pembunuh Di Film Terbarunya – Ketertarikan Lady Gaga terhadap dunia film nampaknya mulai melekat dan menjadi pekerjaan yang menyenangkan baginya. Sebelumnya Gaga telah bermain dalam film ‘A Star Is Born’ tahun 2018 dan berhasil membawa pulang piala Oscar untuk soundtrack filmnya. Kini Gaga dikabarkan akan kembali bermain film, dengan peran sebagai Patrizia Reggiani yang diadili karena kasus pembunuhan.

Patrizia Reggiani adalah sosialita Italia dengan julukan Lady Gucci dan The Black Widow. Reggiani menikah dengan pimpinan rumah mode Gucci, Maurizio Gucci. Pernikahan tersebut terjadi pada tahun 1973 dan berakhir pada tahun 1991. Perpisahan mereka karena adanya orang ketiga dalam kehidupan Maurizio.

Pada 23 September 1995, Reggiani menyewa pembunuh dengan bayaran sebesar 300 ribu euro, Maurizio pun tewas ditembak oleh suruhan mantan istrinya tersebut. Selang tiga tahun Reggiani terbukti sebagai dalang kematian Maurizio dan mendapat hukuman penjara selama 29 tahun. Hakim sempat menawarkan pembebasan dengan syarat bekerja di luar tembok penjara, namun ditolak. Ia lebih memilih mendekam dalam sel penjara yang sempit dan penuh sesak ketimbang bekerja.

Baca Juga  Tips Memilih Jasa Desain Interior Rumah

Baca Juga: Nicki Minaj Akhirnya Melahirkan Bayi Laki-laki

Sejarah Awal Berdirinya Brand Ternama Gucci

Berdiri sejak tahun 1921, membuat perjalanan Gucci dalam dunia fashion hampir mencapai satu abad. Gucci sendiri menjadi salah satu brand yang terkenal karena koleksinya selalu laku bagi kalangan pencinta mode. Brand asal Italia ini memang selalu berinovasi menghasilkan karya-karya yang unik dan fresh.

Dalam dua tahun pertama, Gucci berhasil menarik perhatian kalangan dengan banyaknya artis yang mampir kebutiknya. Bahkan butik milik Gucci justru menjadi pusat tas kulit mewah pada daerah tersebut. Saat itu, Gucci memang sudah mematok harga mahal untuk produk-produk tas kulit miliknya karena memang bahannyta yang terbuat dari kulit buaya asli.

Nama brand ini diambil dari nama sang pendiri, yaitu Guccio Gucci. Saat itu, usianya sudah kepala empat, tapi bukan jadi halangan untuk menjadi sukses. Guccio bekerja di Savoy Hotel, London, sejak usia 19 tahun dan mendapatkan inspirasi untuk membuat brand sendiri dari para tamu hotel yang membawa koper.

Baca Juga  Hukum Berburuk Sangka Kepada Allah

Berbekal kemampuan membuat koper dan tas kulit dari sang ayah, Guccio Gucci memutuskan resign dari pekerjaannya. Lalu kembali ke Italia dan membangun kerajaan bisnisnya. Sekembalinya ke kampung halaman, tepatnya pada tahun 1905.  Guccio Gucci mencoba mendesain tas kulit untuk pertama kalinya yang dibuat secara khusus bagi para penunggang kuda.

Namun pada masa Perang Dunia II, Gucci terpaksa harus mengganti bahan kulit menjadi kanvas karena krisis material pada saat itu. Untuk membedakan dari produk berbahan kulit, Gucci menggunakan simbol “G” ganda pada produk yang berbahan kanvas yang dipadukan dengan pita hijau dan merah yang menonjol.

Artikel Terkait