Kerupuk, Wajib Ada Di Setiap Kuliner Nusantara

 Kerupuk, Wajib Ada Di Setiap Kuliner Nusantara

kitapastibisa.id – Kerupuk, Wajib Ada Di Setiap Kuliner Nusantara – alatpresplastik.com

Kerupuk, Wajib Ada Di Setiap Kuliner Nusantara – Hampir setiap kuliner nusantara, menjadikan kerupuk sebagai pendamping, bahkan bahan utama masakan seperti pada seblak. Panganan renyah ini ternyata tercatat di prasasti Batu Pura. Menuliskan tentang kerupuk rambak terbuat dari kulit kerbau atau sapi, semenjak abad ke-9 M atau ke-10 M di Pulau Jawa.

Seiring berkembangnya waktu, makanan ini menyebar ke penjuru nusantara bahkan sampai ke Semenanjung Melayu. Dalam naskah Melayu karya Abdul Kadir Munsyi, saat menyebut Kuantan (Malaysia) sekitar abad ke-19 M disebut juga tentang keropok.

Salah satu pengusaha kerupuk pertama berasal dari Tasikmalaya bernama Sahidin dan Sukarma. Berjualan semenjak tahun 1930 di Jalan Kopo depan Rumah Sakit Emanuel Bandung. Sekarang pun pengusaha makanan ini sudah tersebar hampir di seluruh penjuru Indonesia, dengan beragam jenis.

Panganan renyah ini tidak hanya populer di Indonesia saja. Negara Korea dan China juga sempat memesan kerupuk udang pada tahun 2016 lalu. Mencapai total transaksi senilai 950 ribu dollar AS atau Rp 12,90 miliar (kurs Rp 13.580,50 per dollar AS).

Baca Juga  Manfaat Vitamin E di Tengah Wabah Corona

Salah satu eksportir besar di industri ini adalah PT Sekar Laut Tbk dengan brand FINNA. Perusahan ini menjadi produsen sekaligus eksportir selama 50 tahun. Brand ini pun ternyata sudah lama dikenal di mancanegara. Kini, produk FINNA dapat dinikmati di 5 Benua dan telah diekspor di 30 negara.

Baca Juga: Demam Belanja Online

Berbagai Jenis Kerupuk, Yang Ada Di Nusantara

Kerupuk bawang, terbuat dari tepung tapioka dan bawang putih. Aromanya khas, rasanya gurih, dan cocok sebagai teman nasi.

Kerupuk puli, berbahan dasar beras ini punya tekstur kasar, renyah, dan ringan. Di Surabaya, penganan ini jadi teman makan semanggi, sedangkan di Madiun biasanya dijadikan pelengkap makan nasi pecel.

Emping atau melinjo dimakan dengan cara berbeda-beda di berbagai daerah. Ada yang dimakan langsung sebagai camilan, dijadikan topping rawon, hingga pelengkap panganan berkuah.

Opak singkong asalnya dari Wonosobo, Jawa Barat, dan terbuat dari singkong. Namun, ada juga opak yang berbahan dasar beras ketan dan menjadi penganan khas Sunda.

Baca Juga  Ikan Asar Penganan Ambon Yang Sarat Akan Makna

Kerupuk rambak terbuat dari kulit sapi. Meskipun terlihat tebal, sebenarnya makanan ini sangat renyah dan langsung lumer di lidah ketika digigit.

Karena digoreng dengan pasir, kerupuk pasir ini jadi lebih sehat tanpa minyak. Warna-warni yang mencolok jadi salah satu identitas khasnya. Di Jawa Timur, cara memakannya biasanya dicocol saus petis.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *