Kartini Muljadi Pebisnis Perempuan Yang Masuk Forbes

 Kartini Muljadi Pebisnis Perempuan Yang Masuk Forbes

Kitapastibisa.id – Kartini Muljadi Pebisnis Perempuan Yang Masuk Forbes – PrestasiIndonesia

Kartini Muljadi Wanita Kelahiran di Kebumen, Jawa Tengah, tanggal 17 Mei 1930 menjadi salah satu pebisnis wanita Indonesia yang masuk di daftar Forbes.

Dia yang masih memiliki darah Belanda, membuatnya bersekolah dasar di sekolah khusus di Kebumen. Ia sempat berkuliah di dua universitas di Surabaya dan Yogyakarta, kemudian pindah ke ibu kota Jakarta. Kartini lalu mengambil kuliah mengambil jurusan Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia.

Ia memutuskan berkarier di bidang kehakiman dan diangkat menjadi hakim di Pengadilan Istimewa Jakarta. Dia ditugasi menangani perkara pidana, perdata, dan kepailitan. Pada saat itu, hakim- hakim asal Belanda baru saja mengundurkan diri digantikan hakim orang Indonesia. Beberapa waktu berlalu sang suami, Djojo Muljadi SH, meninggal dunia tepatnya di 1973.

Kartini mengundurkan sebagai hakim karena pendapatannya sebagai hakim Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak mampu menutupi kebutuhan keluarganya. Berbekal pengalaman, ia memberanikan diri mendaftar ujian negara untuk menempati jabatan notaris. Ia pun diangkat menjadi notaris berkedudukan di Jakarta. Dia juga mulai mengajar kuliah perdata dan hukum acara perdata di berbagai fakultas hukum di Jakarta. Dengan konsistensi dan komitmen yang dimilikinya, pekerjaan sebagai notaris membawanya ke puncak karier. Dia bertransformasi menjadi notaris papan atas, yang menjadi rujukan perusahaan-perusahaan besar pada tahun 1970- an dan 1980- an.

Baca Juga  Prayogo Pangestu Quddus, Pencetus Ramen Instan Ala Garut

Baca Juga: Angkie Yudistia, Sosok Perempuan Inspiratif

Perjalanan Karier di Dunia Bisnis

Kartini Muljadi sendiri ialah seorang taipan pemilik perusahaan farmasi PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC). Mengacu pada data yang dihimpun Forbes, Kartini merupakan orang terkaya ke-44 pada 2017. Harta kekayaannya ditaksir mencapai 680 juta dolar AS per November 2017. Meski masih berada di dalam daftar orang terkaya versi Forbes, posisi Kartini pada tahun lalu menurun. Pada 2014, ia berada di posisi ke-29 dengan nilai kekayaan mencapai 1,1 miliar dolar AS.

Dalam daftar orang terkaya tahun lalu, posisi Kartini berhasil diungguli oleh Presiden Direktur Persada Capital Investama, Arini Subianto, dengan kekayaan sebesar 820 juta dolar AS. Mengutip laporan keuangan TSPC di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih periode berjalan yang berhasil diraup perseroan per Maret 2018 adalah sebesar Rp214,3 miliar. Sementara total penghasilan komprehensif pada periode berjalan (neto) tercatat Rp221 miliar.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *