Johny Setiawan “Astronom Gokil” Asal Indonesia

 Johny Setiawan “Astronom Gokil” Asal Indonesia

beritapapua.id – Johny Setiawan “Astronom Gokil” Asal Indonesia – anekatipsmaster.blogspot.com

Dr rer nat Johny Setiawan adalah astronom asal Indonesia yang bekerja sebagai peneliti di Departemen Pembentukan Bintang dan Planet, Max Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman. Berkarya sebagai peneliti sejak tahun 2003, astronom yang menjuluki dirinya “astronom gokil” ini pada tahun 2010 telah menemukan 15 planet ekstrasurya alias planet-planet di luar tata surya kita.

Johny Setiawan dibesarkan di wilayah Johar Baru, dan sejak kecil sudah memiliki keingintahuan yang tinggi mengenai bidang astronomi. Ia menyelesaikan sekolah jenjang menengahnya di Marsudirini, Matraman, Jakarta Timur.

Ia hijrah ke Jerman sejak tahun 1992 untuk melanjutkan kuliah dan menamatkan pendidikan pra-universitasnya (Studienkolleg) di kota Heidelberg tahun 1993. Setelah itu, ia kuliah fisika di Universitas Freiburg tahun 1993. Dia menyelesaikan kuliahnya itu pada tahun 1999 dengan gelar Diplom Physiker (setara S2/Master).

Skripsi yang ditulis untuk program S2-nya adalah tentang speckle interferometry. Selanjutnya dia melanjutkan program doktoral. Dia juga meneruskan penelitiannya di astrofisika. Johny Setiawan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2003, ketika dia berusia 28 tahun dengan gelar Doktor rerum naturalium (Dr. rer. nat.). Tesisnya yang bertemakan pencarian planet di luar tata surya (extrasolar planets) mendapat nilai summa cum laude. Pada tahun itu juga, Johny Setiawan mempublikasikan penemuan planetnya yang pertama, HD 47536 di jurnal Astronomy & Astrophysics.

Baca Juga: Joey Alexander Bintang Jazz Dari Indonesia Untuk Dunia

Baca Juga  Umur Semakin Tua, Semangat Semakin Muda - Sarjana Di Usia Senja

Karier “Astronom Gokil”

Johny Setiawan bekerja di Institut Kiepenheuer untuk Fisika Solar di Freiburg dan juga di Observatorium Selatan Eropa di Garching/Munich dan di Cili. Setelah menyelesaikan program doktornya, Johny Setiawan melanjutkan risetnya di Institut Max Planck untuk Astronomi. Bersama timnya, mereka melakukan pengamatan bertahun-tahun di observatorium milik ESO di Chile. Dia bersama timnya menganalisis data hingga berhasil mempublikasikan penemuan-penemuan di jurnal-jurnal internasional. Penemuan-penemuan planetnya pernah dipublikasikan di jurnal kelas tertinggi dunia seperti Nature (2008) dan Science (2010).

Tidak cukup dengan pengetahuan di bidang astronomi, ia kemudian kuliah di bidang hukum dan ekonomi di Universitas Mannheim (2009-2011). Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) periode 2009-2011 dan selanjutnya duduk dalam dewan penasihat. Selanjutnya Dr. Johny Setiawan dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Luar Negeri I-4 (2013 – 2015), di mana ia melakukan kerja sama intensif dengan Indonesia Diaspora Network. Akhir tahun 2015, Dr. rer. nat. Johny Setiawan terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional dan bercita-cita untuk menjadikan organisasi ini sebagai Duta Ilmuwan Indonesia di dunia.

Baca Juga  Kartini Muljadi Pebisnis Perempuan Yang Masuk Forbes

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *