Hamil Anak Ketiga, Hillary Duff Terinfeksi Virus Covid-19

 Hamil Anak Ketiga, Hillary Duff Terinfeksi Virus Covid-19

Kitapastibisa.id – Hamil Anak Ketiga, Hillary Duff Terinfeksi Virus Covid-19 – NYDN

Hamil Anak Ketiga, Hillary Duff Terinfeksi Virus Covid-19 – Hillary Duff, aktris Hollywood yang berperan dalam film “The Lizzie Mc Guire” ini dikabarkan terpapar virus covid-19 dalam keadaan hamil. Hal itu terungkap dari unggahan Hillary yang menunjukkan dirinya mengalami kebosanan saat menjalani isolasi mandiri diruang bawah tanah rumahnya. Selain itu ia terpaksa harus terpisah dari suaminya, Matthew Koma dan juga kedua anaknya, Banks dan Luca.

Diketahui, Hillary kini tengah dalam masa kehamilan anak ketiganya. Ini adalah kehamilan keduanya bersama Koma usai kelahiran Banks Violet Bair pada 2018 lalu. Sementara Luca, merupakan anak dari pernikahan Hillary dengan Mike Comrie. Bintang 33 tahun ini akan melahirkan anaknya pada tahun 2021.

Sementara itu Hillary mengaku dirinya tidak tahu dari mana ia bisa tertular virus berbahaya itu. Namun dalam beberapa pekan terakhir, Hillary sempat menjalani syuting musim ketujuh atau terakhir dari Younger. Ia melakukan syuting di kota New York, Amerika Serikat. Para kru produksi televisi dan film dan pemain sebelumnya sudah melakukan tes Covid-19.

Baca Juga  Aurel Hermansyah Masuk 10 Besar Wanita Terseksi Asia

Baca Juga: Makna Tri Hita Karana Bagi Kehidupan Masyarakat Bali

Ketahui Bahaya Virus Corona untuk Ibu Hamil

Mengingat ibu hamil memiliki sistem imunitas yang rendah, COVID-19 bisa saja menginfeksi kapanpun. Meski gejala umum yang dialami akan sama saja dengan pengidap lainnya, ibu hamil yang telah memiliki penyakit bawaan, seperti penyakit paru-paru, asma, atau kerusakan hati, akan memiliki gejala yang lebih parah.

Virus corona pada ibu hamil kerap menimbulkan berita yang simpang siur, salah satunya adalah kelahiran prematur pada janin. Meski begitu, melahirkan bayi prematur merupakan rencana awal dalam mencegah janin terinfeksi COVID-19. Karena hingga saat ini belum ditemukan bukti yang kuat. Kelahiran prematur akan menjadi langkah medis yang diambil oleh dokter berdasarkan pertimbangan yang matang.

Saat masih menjadi wabah di Wuhan, Tiongkok pernah ditemukan kasus bayi yang positif terinfeksi COVID-19 30 jam setelah kelahiran. Meskipun bisa saja terinfeksi karena telah berada di luar rahim, penyebab bayi yang terinfeksi COVID-19 tersebut belum bisa dipastikan. Sebagian peneliti berpendapat jika bayi tertular dengan cara konvensional, yaitu terinfeksi lewat percikan air liur.

Baca Juga  Christian Gonzales Tetap Romantis Meski Sudah Lama Menikah

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, sejauh ini tidak ada risiko penularan virus corona dari ibu hamil pada janin. Dilansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), virus tersebut tidak ditemukan pada cairan ketuban ibu hamil. Bukan hanya itu saja, virus corona juga tidak terdeteksi pada ASI. Hal tersebut berarti, memungkinkan untuk ibu yang positif covid masih bisa menyusui bayinya.

Artikel Terkait