Guru Difabel Sebagai Sosok Inspiratif

 Guru Difabel Sebagai Sosok Inspiratif

Guru Difabel Sebagai Sosok Inspiratif

Seorang guru difabel di SLB Negeri Batang menjadi inspirasi bagi semua orang. Pada hari Difabel Internasional 2019, seorang pria penyandang disabilitas yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat memberikan banyak hikmah dan pelajaran bagi kita semua. Guru itu bernama Hikmat.

Sejak kecil Hikmat memang tidak memiliki kaki. Berdasarkan Diagnosa hal tersebut dikarenakan perkembangan janin dari kandungan. Saat mengandungnya, ibu Hikmat tidak mengetahui apabila dia sedang hamil dan terus mengkonsumsi pil KB.

Mental Hikmat sendiri sempat jatuh saat dia memasuki masa-masa remaja dan sedang menempuh pendidikan di sekolah umum. Namun tidak lama kemudian Hikmat bangkit dari keterpurukannya dan dan terus berusaha untuk maju.

Hikmat akhirnya berhasil menuntaskan pendidikannya di Universitas Islam Nusantara Bandung pada tahun 2017. Gelar yang disandangnya adalah S.Pd. atau lebih tepatnya Sarjana Pendidikan Luar Biasa.

Saat ini Hikmat bekerja sebagai guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang dengan status CPNS. Kecintaannya pada anak-anak berkebutuhan khusus mulai dirasakan olehnya saat dia mulai mengajar di SLB. Hikmat sudah menjadi guru sejak tahun 2012. Dia juga pernah berpindah tempat mengajar di beberapa sekolah untuk menambah pengalamannya.

Baca Juga  Mengenal Damar, Dalang Cilik dari Kebumen

Baca Juga: Kelompok Manimeri Belajar Kerajinan ke Denpasar

Keseharian Hikmat yang Penuh Semangat

Tidak memiliki kedua kaki tidak membuatnya menyerah. Walau menurut kita pasti sulit bagi Hikmat untuk beraktivitas, tetapi bagi Hikmat itu adalah soal biasa. Hikmat bahkan tidak menggunakan kursi roda. Dia lebih memilih menggunakan skateboard untuk menopang tubuhnya sejak dia duduk di bangku SMP. Skateboard ini lah yang sangat membantu Hikmat dalam memperlancar aktivitas baik di dalam dan di luar ruangan. Termasuk saat kegiatan belajar mengajar di kelas.

Skateboard yang digunakan oleh Hikmatpun sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Misalnya pada bagian roda. Roda yang digunakan adalah roda long board yang ukurannya agak lebih besar disbanding yang lain. Roda tersebut diperuntukan untuk berjalan diatas permukaan yang tidak rata.  Dengan begitupun aktivitas Hikmat jadi lebih mudah.

Hikmat menggunakan kedua tangannya yang ditutupi dengan sarung tangan agar tangannya tetap bersih untuk melaju menggunakan skateboardnya itu. Hikmat tentunya menjadi sosok Inspiratif seorang guru di hari Difabel Internasional ini.

Baca Juga  Pelawak Kiwil Dikabarkan Kembali Berpoligami

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *