Diplomat Asal Papua yang Cemerlang

 Diplomat Asal Papua yang Cemerlang

Diplomat Asal Papua yang Cemerlang

Diplomat Asal Papua yang Cemerlang – Masa depan kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dijaga bersama. Generasi tua maupun muda sudah sewajarnya turut berkontribusi melalui waktu, tenaga, pikiran, dan pengetahuan demi mewujudkan hal tersebut. Konflik dengan narasi perbedaan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan sudah seharusnya hilang dan lenyap dalam kehidupan sehari-hari. Karena jika kita menilik sejarah dengan cukup panjang, isu tersebutlah yang seringkali menggerogoti dan menghantui kesatuan Indonesia. Kebhinekaan yang mempersatukan kita dalam sebuah kapal bernama Indonesia bisa menjadi alasan yang cukup untuk saling menghormati dan menumbuhkan sikap toleransi. Bekal seperti ini yang sangat penting bagi pemuda-pemudi Indonesia sebagai tombak dan masa depan bangsa. Kepedulian untuk mampu menyelesaikan konflik merupakan hal yang perlu ditumbuhkan sejak dini.

Baca Juga: Raema Lisa Rumbewas, Putri Papua Berhasil Meraih 3 Medali Olimpiade

Prestasi Membanggakan Dari Steve Mara

Steve Mara adalah seorang diplomat asal Papua yang lahir di Wamena. Saat ini ia sedang melanjutkan pendidikan strata 2 nya di Universitas Pertahanan Jakarta, mengambil jurusan Damai dan Resolusi Konflik. Sebelumnya, Steve Mara menjadi salah satu perwakilan  pemuda Indonesia untuk menghadiri konferensi pemuda Internasional.

Baca Juga  Joey Alexander Seorang Pianis Muda Berbakat

Kodam XVII/Cenderawasih menilai bahwa Steve memiliki potensi yang sangat baik untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Steve Mara menjadi delegasi Indonesia dalam Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) di Putrajaya, Malaysia pada 25-28 Agustus 2019. Ini adalah simulasi Konfrensi Internasional yang diikuti 1.500 pemuda dari seluruh penjuru dunia yang tertarik untuk membahas isu internasional dan mencari solusi secara bersama. Salah satu manfaat tergabung dalam konferensi internasional seperti ini adalah untuk membangun rasa percaya diri, intuisi dalam berdiplomasi, serta mengembangkan karakter dengan berkumpul bersama para pemuda dari seluruh dunia dengan latar belakang dan cerita yang berbeda.

Ada AYIMUN 2019, Steve bergabung di United Nation Development Program (UNDP) dengan negara alokasinya adalah Republik Rwanda. Dalam konfrensi tersebut, Steve mendapat kesempatan dua kali berbicara di depan forum General Speaker List dan sekali dalam mosi tentang akar masalah di setiap negara. Steve juga menyampaikan tentang Pembangunan Informasi dan Teknologi bagi ketahanan Pemuda.

Baca Juga  Agung Ridwan, Disleksia Yang Meningkatkan Literasi

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *