Daging Ayam dan Daging Bebek, Apa Bedanya?

 Daging Ayam dan Daging Bebek, Apa Bedanya?

Kitapastibisa.id – Daging Ayam dan Daging Bebek, Apa Bedanya? – Inspirasi Data

Merupakan dua unggas yang paling populer dalam dunia kuliner. Baik daging bebek dan daging ayam memiliki protein yang tinggi setelah daging sapi. Kedua hewan ini kerap menjadi bahan utama dalam kuliner khas Indonesia. Sebutlah ayam bakar, bebek betutu, atau ayam penyet.

Ada beberapa alasan mengapa ayam dan bebek lebih banyak dan populer ketimbang daging sapi. Alasan utama ialah harganya yang lebih murah dibandingkan daging sapi. Soal harga tidak usah ditanya. Banyak pelanggan yang dapat merasakan nikmatnya daging bebek atau ayam dengan harga yang lebih murah dari daging sapi. Ini yang menyebabkan kedua unggas ini populer.

Soal nutrisi, kedua daging ini bersaing. Daging mengandung berbagai kebaikan dalam dagingnya. Ia kaya akan nutrisi seperti sumber protein, zat besi, selenium, B vitamin dan zinc. Sedangkan pada daging ayam, terdapat kandungan berupa berbagai macam vitamin dan mineral seperti Vitamin B, Kalsium, Natrium dan zat Besi.

Selain dari harga dan nutrisi, apa perbedaan kedua daging ini?

Baca Juga  Nasi Tumpeng dan Cerita Di Baliknya

Baca Juga: Tips Mengatasi Rasa Insecure dalam Diri

Perbedaan Daging Ayam dan Daging Bebek

Daging Ayam dan Daging Bebek, Apa Bedanya?
Kitapastibisa.id – Daging Ayam – Orami

Dari tampilannya, daging bebek sekilas lebih kurus dari daging ayam. Tentu tergantung dari daging ayam apa yang dibandingkan dengan daging bebek. Jika dibandingkan dengan daging ayam kampung, maka akan sulit dibedakan.

Namun, hal yang paling signifikan dari tampilan daging bebek adalah kulitnya setelah digoreng. Kulit bebek akan lebih kering ketimbang kulit ayam manapun. Hal ini disebabkan kandungan lemaknya yang tinggi sehingga memiliki tekstur yang lebih renyah dari kulit ayam.

Dari segi tekstur daging, daging ayam terasa lebih tebal dan empuk. Daging bebek di lain sisi akan terasa lebih kenyal dan alot. Otot daging bebek cenderung lebih keras lantaran banyak bergerak. Jika tidak diolah secara benar, maka daging bebek akan terasa sangat keras.

Perbedaan yang paling menonjol adalah cita rasa dari kedua daging ini. Daging bebek akan terasa amis dan gurih. Meski sudah diolah sedemikian rupa, terkadang bau amisnya tidak hilang. Hal ini disebabkan oleh lemak bebek yang ikut termasak. Lemak tersebut memberikan cita rasa gurih pada daging bebek. Berbeda dengan daging ayam yang tidak berbau.

Baca Juga  Meramu Minuman Imunitas dari Bahan Dapur Rumah

Untuk mengolah bebek agar tidak bau dan empuk, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan. Antara lain:

Daging Ayam dan Daging Bebek, Apa Bedanya?
Kitapastibisa.id – Daging Bebek – WordPress
  1. Gunakan daging bebek muda dan segar
  2. Bersihkan bebek dengan garam kasar dan air mengalir
  3. Lumuri dengan air jeruk nipis
  4. Masak dengan jumlah bumbu yang banyak
  5. Goreng dalam minyak yang banyak

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *