Bukti Peninggalan Kerajaan Utsmani di Kota Yogyakarta

 Bukti Peninggalan Kerajaan Utsmani di Kota Yogyakarta

Kitapastibisa.id – Bukti Peninggalan Kerajaan Utsmani di Kota Yogyakarta – Republika

Bukti Peninggalan Kerajaan Utsmani di Kota Yogyakarta – Sempat ramai bahwa salah satu Kota di Indonesia disebut sebagai penerus kerajaan raksasa dunia, yakni Turki Utsmani. Kota itu adalah Yogyakarta. Kota yang hingga kini  kerajaannya masih berjaya dan tetap diakui.

Sri Sultan Hamengku Buwono X pernah menyebut pernyataan tersebut. Dalam acara Kongres Umat Islam Indonesia ke-6 (KUII) Yogyakarta tahun 2015 lalu, beliau menyebut Yogyakarta merupakan penerus kerajaan Utsmani. Lantas, apa yang membuat beliau berkata demikian?

Mengutip dari Republika, Keraton Yogyakarta hingga kini masih melaksanakan nilai-nilai Islam dari Khilafah Turki Utsmani ke tanah Jawa. Nilai tersebut antara lain kebersamaan, pembaharuan, kesetaraan, persamaan.

Perangai Sultan dalam mengayomi masyarakatnya merupakan ai bentuk penerapan nilai Khilafah Turki Utsmani. Hal ini disampaikan oleh Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah, Musni Umar.

“Beliau selalu memperhatikan rakyatnya. Jadi meskipun Khilafah Turki Utsmani di Turki sudah luntur tetapi nilai-nilainya masih dipraktekkan di Keraton Yogyakarta,” kata Musni.

Baca Juga: Komitmen Sang Sufyan ats-Tsauri, Pemimpin Ahli Hadis

Baca Juga  Bercanda Menurut Koridor Ajaran Islam

Jejak Peninggalan Turki Utsmani di Yogyakarta

Bukti Peninggalan Kerajaan Utsmani di Kota Yogyakarta
Kitapastibisa.id – Bukti Peninggalan Kerajaan Utsmani di Kota Yogyakarta – Sejarahlengkap

Sri Sultan Hamengku Buwana X menyinggung sejumlah peninggalan Turki Utsmani di tanah Jawa. Salah satunya adalah bendera Kerajaan Demak yang merupakan pemberian kerajaan Islam raksasa itu.

“Sultan Turki mengukuhkan Raden Patah sebagai Khalifatullah ing Tanah Jawa, perwakilan kekhalifahan Islam (Turki) untuk Tanah Jawa, dengan penyerahan bendera Laa ilaah illa Allah berwarna ungu kehitaman terbuat dari kain Kiswah Ka’bah, dan bendera bertuliskan Muhammadurrasulullah berwarna hijau,” jelas Sultan dikutip dari detik.

Beliau menilai pemberian bendera tersebut merupakan simbol pengakuan kerajaan Utsmani atas kerajaan di Indonesia. Duplikat bendera tersebut kini disimpan di Keraton Yogyakarta.

Selain bendera, sumber lain pula menyebutkan terdapat sejumlah peninggalan lainnya di Yogyakarta. Di antara peninggalan tersebut yakni lambang kekhalifahan Turki Utsmani di masa Sultan Abdul Hamid II dan tughra di salah satu pintu gerbang keraton Surakarta yang dinilai mirip lambang Turki Utsmani.

Artikel Terkait