Budidaya Udang dengan Era Digital

 Budidaya Udang dengan Era Digital

Kitapastibisa.id – Budidaya Udang dengan Era Digital – Beternak

Budidaya Udang dengan Era Digital – Era digital telah masuk ke berbagai lapisan kehidupan masyarakat sampai ke pertanian dan pertambakan. Salah satunya adalah tambak udang. Usaha Budidaya Udang yang pada mulanya hanya mengandalkan cara manual dengan ditinjau secara langsung di lokasi. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan dengan berbagai inovasi serta pendekatan, tambak udang bisa dimonitor melalui sistem internet.

Salah satunya adalah, JALA Tech. JALA tech didirikan oleh petambak dan anak muda yang percaya bahwa teknologi dapat membantu petambak meningkatkan produktivitas udang mereka dan menciptakan budidaya yang berkelanjutan. Saat ini JALA juga tengah mengembangkan dan memproduksi perangkat IoT (Internet of Things) untuk monitoring kualitas air.

Selama ini untuk tambak sendiri memiliki permasalahan pada sistem perairan. Perairan tambak merupakan jenis perairan tertutup yang menggenang dan dibatasi oleh petakan tambak, sehingga ditinjau dari dinamika perairan relatif bersifat statis dan kualitas perairannya sangat tergantung dari pengaruh/perlakuan dari luar.

Baca Juga: Generasi Tanpa Peduli: Putus Cinta, Empati Pun Lari

Baca Juga  Desa Berdaya untuk Ekonomi Merata

Faktor Keseimbangan Ekosistem Perairan

Budidaya Udang dengan Era Digital
Kitapastibisa.id – Alat Sensor Kualitas Air – Jalatech

Keseimbangan ekosistem perairan dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu unsur-unsur penyusunnya terdiri atas komposisi yang ideal ditinjau dari segi jenis dan fungsinya yang membentuk suatu rantai makanan di dalam perairan tersebut. Faktor lainnya yang menentukan keseimbangan ekosistem perairan adalah proses-proses yang terjadi di dalamnya. Baik yang bersifat biologi, kimia dan fisika berlangsung dalam kondisi yang ideal pula dan membawa pengaruh yang tidak membahayakan bagi kehidupan di dalam perairan tersebut.

Dikutip dari laman website JALA, JALA memiliki tekad untuk dapat membantu petambak udang agar dapat memahami kondisi budidaya mereka dengan bantuan teknologi. Sehingga mereka dapat mengelolanya dengan lebih baik lagi, terhidar dari berbagai macam resiko kegagalan budidaya serta meningkatkan produktivitasnya.

JALA membuat sebuah inovasi dengan memanfaatkan data untuk membantu dalam memanajemen budidaya secara digital. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan sebuah sensor alat kualitas air ke dalam kolam. Kemudian data kualitas air dikirim  dengan menekan tombol kirim pada alat Jala. Terakhir catat dan pantau kualitas air tambak melalui gadget kita. Dengan memiliki data-data tersebut, kita memiliki prediksi pertumbuhan udang dan waktu yang tepat untuk melakukan panen.

Baca Juga  Benih Impian yang Tak Padam untuk Pendidikan Indonesia

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *