Bahaya Obesitas Menghantui Anak

 Bahaya Obesitas Menghantui Anak

Kitapastibisa.id – Bahaya Obesitas Menghantui Anak – Klik dokter

Bahaya Obesitas Menghantui Anak – Selama masa pandemi mengharuskan kita untuk sebisa mungkin untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Tidak terkecuali untuk anak-anak yang harus mengerjakan tugas sekolah secara online. Hal tersebut akan memicu terjadi obesitas pada anak, karena kurangnya aktifitas fisik dan ruang lingkup yang terbatas. Untuk menghindarinya orangtua disarankan untuk mengajak anak untuk lebih banyak bergerak dan memperhatikan asupan makannya.

Data dari Riset Dasar Kementerian Kesehatan RI menyatakan, obesitas pada anak usia sekolah mengalami kenaikan 2x lipat. Penelitian 5 tahun sekali ini memperlihatkan bahwa obesitas pada anak meningkat setiap tahunnya.  Hampir 12 persen anak Indonesia mengalami obesitas. Yang mana dari 17 juta anak ASEAN yang mengalami obesitas, hampir 7 jutanya berasal dari Indonesia.

Saat ini pemerintah sedang melakukan Gerakan Masyarakat (GERMAS) berupa “isi piringku”. Kegiatan tersebut mengatur komposisi makanan beberapa golongan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Konsep ini adalah gizi seimbang, bukan gizi cukup. Konsep gizi seimbang tidak hanya mampu mencegah anak dari obesitas, namun juga dapat mencegah anak dari stunting.

Baca Juga  Kemeja Putih Yang Sederhana, Namun Sarat Makna!

Baca Juga: Diet Sehat dengan Mengonsumsi Telur Rebus

Cara Sederhana Membantu Turunkan Berat Badan Anak

Bahaya Obesitas Menghantui Anak
Kitapastibisa.id – Bahaya Obesitas Menghantui Anak – Kanopi Insan Sejahtera

Bagi orangtua yang memiliki anak dengan kelebihan berat badan, mungkin bingung bagaimana cara menurunkannya. Menurunkan berat badan secara perlahan dengan cara menerapkan pola makan sehat dengan diet seimbang dan olahraga secara teratur. Maka berat badan anak dapat turun dengan sehat dan kesehatan anak pun terjaga.

Sebenarnya, anak-anak bisa dengan mudah membakar kalori dengan berbagai macam kegiatan. Membuat anak aktif sekaligus berkeringat dengan cara yang menyenangkan, seperti bermain sepeda, sepak bola, basket, menari, dan sebagainya.

Masih ingat dengan bocah 12 tahun Arya Permana, yang harus berhenti sekolah karena tidak kuat berjalan. Bobot tubuhnya yang kala itu mencapai hampir 190 kg, menghalangi Arya dan masa depannya. Namun karena serangkaian program, Arya berhasil menurunkan berat badan hingga 109 kg. Kini berat badan Arya sudah 81 kg, angka ini hanya lebih beberapa kilogram dari berat badan idealnya.

Arya sudah menjalani operasi pengecilan lambung, serta mengubah pola makan menjadi jauh lebih sehat, dan berolahraga secara teratur. Operasi pengecilan lambung, memang bisa menjadi salah satu pilihan perawatan bagi kondisi obesitas ekstrem. Dalam istilah medis, prosedur ini  merupakan operasi bariatrik.

Yakni operasi memotong bagian atas lambung, lalu memisahkannya dari bagian lambung lainnya. Lalu, dokter akan membuat lambung baru yang berbentuk seperti kantung kecil, dan menyambungkannya ke usus halus. Saat operasi selesai, lambung hanya dapat menampung makanan dalam jumlah yang sangat sedikit, yaitu sebanyak kurang lebih 30 gram.

Baca Juga  Tips Menjaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

Artikel Terkait