Asal Budaya Makan Lalapan

 Asal Budaya Makan Lalapan

kitapastibisa.id – Asal Budaya Makan Lalapan – Tribun

Bagi sebagian Masyarakat Indonesia, Beberapa masakan khasnya erat dengan sajian lalap atau lalapan. Yaitu sajian sayur mentah yang siap langsung dimakan. Sayuran yang disajikan dalam bentuk mentah ini, kadang kala disantap bersama dengan nasi, lauk pauk, dan tentunya sambal.

Beberapa jenis sayuran yang dikenal sebagai bahan dasar lalapan adalah kacang panjang, selada, daun pepaya, daun singkong, kol, kemangi, tomat, timun dan masih banyak lagi lainnya. Walaupun terkenal mentah, ada beberapa bahan yang juga disajikan dengan direbus terlebih dahulu, seperti daun pepaya dan daun singkong.

Baca Juga: Sepatu Olahraga Sesuai Jenisnya

Lalapan Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun yang Lalu

Namun tahukah kamu, jika Lalapan ternyata sudah dikenal sejak ribuan tahun lamanya. Diketahui bahwa Makanan ini dimuat dalam Prasasti Taji 901 Masehi. Prasasti Taiji ini berisikan tenrang daftar hidangan yang sering disajikan dalam acara-acara besar. Dalam prasasti tersebut lalapan dikenal dengan nama kuluban Sunda.

Bukan hanya dikenal Identik dengan masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, lalapan juga sudah dikenal sejak lama di berbagai daerah Indonesia lainnya. Jika lalap yang dikenal saat ini berbentuk daun-daunan, ternyata pada kehidupan masyarakat Sunda tahun 30-an, lalap juga berupa umbi seperti kunyit atau kencur; buah muda seperti pepaya, mentimun, dan leunca. Bahkan beberapa jenis bunga seperti kenikir, honje atau combrang juga tidak luput untuk  dijadikan sebagai lalapan termasuk biji-bijian seperti biji nangka, jengkol dan petai.

Baca Juga  Toko Es Cream Dari Zaman Belanda

Salah satu faktor yang menjadi pendorong munculnya budaya menyatap lalapan ini, ternyata tidak terlepas dari faktor alam seperti Perbedaan iklim diduga menjadi pemicu kurang baiknya budi daya hewan ternak. Hal ini tentunya berbeda dengan kondisi budidaya ternak di Jawa Tengah dan Jawa Timur dimana memiliki keadaan lahan yang kering dan curah hujan rendah sehingga budidaya dapat berjalan dengan baik. Kondisi geografis pegunungan dan pedalaman pun mengakibatkan banyaknya varietas tumbuhan maupun tanaman pangan tumbuh di Jawa Barat. Hal ini juga dipengaruhi oleh minimnya sentuhan budaya kuliner asing di Jawa Barat hingga abad ke-19.

Kaya Akan Serat dan Vitamin

Makan lalapan juga dikenal memiliki efek yang baik bagi kesehatan tubuh, hal ini disebabkan dari kandungan serat yang tinggi dari sayur-sayuran. Juga vitamin yang terdapat didalamnya, akan diterima utuh tanpa adanya zat-zat vitamin yang mungkin hilang dalam proses memasak. Enzim hidup yang terkandung didalam lalapan, tentunya akan lebih mudah diserap dan menyatuh dengan enzim baik yang ada dalam tubuh. Hal inilah yang berperan penting dalam proses penyerapan zat gizi dan detoksifikasi racun dari tubuh.

Baca Juga  Otak-Otak, Primadona Makanan Khas Daerah Pesisir

Lalap atau lalapan masih eksis sampai saat ini. Lalapan juga mudah ditemui di restoran maupun di pedagang kaki lima. Kesegaran lalap menjadi incaran para penikmat makanan, ditambah lagi dengan nutrisi yang masih utuh karena dinikmati dalam kondisi mentah. Namun jangan lupa, syarat utama dalam mengolah lalapan adalah sayuran harus terlebih dahulu dicuci dengan bersih sebelum disajikan. Agar kandungan kuman dan bakteri maupun pestisida yang masih menempel pada permukaan atau kulit sayuran tersebut dapat hilang dan tidak ikut dikonsumsi.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *