Antigravity Yoga, Olahraga Menantang Gravitasi

 Antigravity Yoga, Olahraga Menantang Gravitasi

Kitapastibisa.id – Antigravity Yoga, Olahraga Menantang Gravitasi – Squeaky

Antigravity Yoga, Olahraga Menantang Gravitasi – Apakah Anda familiar dengan jenis olahraga hasil pengembangan dari yoga ini? Sebelum mengenal lebih jauh mengenai antigravity yoga, alangkah baiknya jika kita mengenal asal muasal yoga klasik terlebih dahulu.

Yoga, dikutip dari berbagai sumber, merupakan salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi/tapa, olah tubuh, pernafasan, pemusatan seluruh pikiran untuk mengontrol panca indra dan tubuh secara keseluruhan. Yoga banyak memiliki manfaat kesehatan bagi jasmani dan rohani seperti misalnya meredakan stres, memperbaiki bentuk tulang belakang, mengurangi nyeri sendi, melatih otot tubuh, memperlancar aliran darah, dan masih banyak manfaatnya lagi.

Yoga mengalami perkembangan dimulai dari generasi pertama, Yoga Velda. Yoga Velda menekankan pengetahuan tentang pengorbanan, pengetahuan tentang nyanyian serta puja-puji dan mantra magis yang mencakup sejumlah paham filosofis. Lambat laun, perkembangan yoga tidak hanya berfokus pada sisi spiritual namun juga berkembang pada gerakan tubuh.

Baca Juga: Menjaga Tubuh Agar Tetap Sehat di Era New Normal

Inovasi Yoga Modern

Antigravity Yoga, Olahraga Menantang Gravitasi
Kitapastibisa.id – Antigravity Yoga, Olahraga Menantang Gravitasi – Beritasatu

Inovasi yoga modern diawali pada era 1800an yang pertama kali berkembang di daratan Eropa dan Amerika. Sampai akhirnya mulai populer pada tahun 1920an. Pada 1980-an, yoga kembali mengalami perkembangan dengan gerakan-gerakan yang lebih inovatif. Yang kemudian melahirkan Acroyoga yang berasal dari kata acrobat dan yoga. Di tahun 1991, seorang mantan pemain gimnastik bernama Christopher Harrison asal New York, Amerika Serikat melakukan eksperimen. Ia melakukan gerakan yoga dengan bantuan alat berbahan kain halus yang digantung di langit-langit ruangan dan berfungsi untuk menopang tubuh. Gerakan yoga di udara ini kemudian disebut sebagai antigravity yoga dengan ciri khas menggunakan gantungan (hammock) yang berjarak 60-80 cm dari atas lantai.

Baca Juga  Menghilangkan Uban Dengan Cara Alami

Antigravity yoga merupakan kombinasi gerakan yoga, pilates, fitness, dan gymnastic aerial yang melatih kekuatan otot inti khususnya otot perut. Antigravity yoga ini sangat bermanfaat bagi penderita nyeri punggung. Namun tidak semua orang diperbolehkan melakukan olahraga antigravity yoga khususnya bagi ibu hamil, orang yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, gangguan mata glaukoma,  sedang mengalami cedera kepala, dan bagi orang dalam proses penyembuhan paska operasi. Jadi, apakah Anda tertarik mencoba sensasi berolahraga menantang gravitasi ini?

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *