Antara Ujian dan Kasih Sayang Allah

 Antara Ujian dan Kasih Sayang Allah

Kitapastibisa.id – Antara Ujian dan Kasih Sayang Allah – Baznas

Antara Ujian dan Kasih Sayang Allah –  Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Insyirah ayat 5 berfirman,

إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

Dalam setiap ujian yang Allah berikan kepada hamba-Nya, tersirat kasih sayang dari-Nya. Allah tidak memberikan cobaan melainkan tanpa ada kemudahan di dalamnya. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang bertakwa.

Baca Juga: Mencari Akar Isu Rasisme dari Sudut Pandang Islam

Kasih Sayang Allah Tidak Hanya Berupa Kemudahan Dalam Ujian

Dalam hadis dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَفَّى بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat kelak.” (HR. Tirmidzi no. 2396, hasan shahih kata Syaikh Al Albani).

Baca Juga  Tips Menjaga Kamera Tetap Awet dan Berfungsi Baik

Bahkan dalam hadis tersebut dikatakan, kasih sayang Allah tidak hanya berupa kemudahan dalam ujian. Bayangkan, Allah memberikan ujian untuk menghapus dosa hamba-Nya. Bahkan, Allah juga memberikan kemudahan untuk menyelesaikan ujian tersebut.

Dalam hadis lainnya, Anas bin Malik berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَط

“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani).

Hadis-hadis di atas menyampaikan kabar baik bagi umat muslim. Tidak perlu bersedih mana kala ujian datang menerpa. Ujian adalah bentuk perhatian Allah kepada hamba-Nya.

Hal tersebut disampaikan dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi. Disebutkan,

Baca Juga  Mengatasi Lemari Berjamur Dengan Cara Alami

“Hadits di atas adalah dorongan untuk bersikap sabar dalam menghadapi musibah setelah terjadi dan bukan maksudnya untuk meminta musibah datang karena ada larangan meminta semacam ini.”

Artikel Terkait