Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan

 Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan

Kitapastibisa.id – Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan – Youngster

Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan – Agen penggerak dan perubahan adalah sebuah kepercayaan yang sengaja terbentuk bagi anak-anak muda. Kekuatan dan semangat kaum muda inilah yang bisa menjadi salah satu sumber kekuatan untuk terus menghidupkan semangat perjuangan dan pergerakan untuk kesejahteraan bersama melalui berbagai cara.

Setiap anak memiliki keistimewaan dan bakat yang beragam dengan masing-masing potensi dan perjuangannya. Hal ini lah yang kemudian dikembangkan dan bangun oleh seorang Alia Noor Anoviar. Berawal dari keresahannya melihat kesenjangan dalam keseharian yang sering ia temui, ia kemudian membangun sebuah komunitas sebagai sebuah respon atas keresahan yang ia temui dan ia rasakan.

Alia menginisiasi gerakan pemberdayaan masyarakat bernama Dreamdelion Community Empowerment (DCE). Seperti sifat tanaman dandelion, menyebar mengikuti angin jika tersentuh hembusan angin. Sehingga gerakan ini ia namai “Dreamdelion”. Gerakan tersebut merupakan komunitas bisnis sosial berdiri pada 18 Juli 2012. Keberadaannya berawal dari permasalahan sosial dengan kondisi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses pekerjaan, kesehatan, dan pendidikan.

Baca Juga  Peran Srikandi Indonesia Dalam Kemerdekaan

 Baca Juga: Menjaga Kondisi Lemari Agar Tetap Bersih dan Wangi

Dreamdelion Community Empowerment (DCE)

Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan
Kitpastibisa.id – Alia Noor Anoviar, Bergerak Membawa Perubahan – Maxmanroe

Ide awal membentuk DCE tercetus karena keterbatasan dana Sanggar Belajar Dreamdelion Cerdas yang ia kelola di kawasan Manggarai Utara, Jakarta Selatan. Alia mengaku antusias meneliti masalah sosial dan isu pemberdayaan perempuan. Oleh karena itu, ia mendirikan sanggar belajar untuk memfasilitasi akses pendidikan anak-anak pada wilayah tersebut.

Ia pun mengajak para wanita yang mayoritas kaum ibu untuk mendaur ulang sampah dan mengolahnya menjadi produk yang bernilai jual. Uang hasil penjualan produk tersebut kemudian untuk membiayai operasional sanggar belajar. Lambat laun bisnis daur ulang semakin berkembang. Labanya bahkan cukup untuk mendanai acara Dreamdelion.

Selain mengembangkan bisnis sosial, Dreamdelion juga membentuk tiga komunitas pemberdayaan yaitu Dreamdelion Cerdas, Dreamdelion Sehat, dan Dreamdelion Kreatif. Dreamdelion Cerdas menyasar anak-anak usia sekolah. Sedangkan, program Dreamdelion Sehat bertujuan menekan permasalahan pada bidang kesehatan dan lingkungan. Sementara itu, Dreamdelion Kreatif tujuan utamanya adalah meningkatkan keahlian masyarakat binaan untuk mencapai kemandirian.

Baca Juga  Komang Sudiarta Penggagas Komunitas Malu Dong

Kota-kota yang telah diberdayakan Dreamdelion adalah Jakarta dengan bantaran kali Manggarai, Yogyakarta dengan desa Sumberanum, dan Jawa Timur dengan Ngawi. Pemberdayaan masyarakat bantaran kali Manggarai telah ada sejak tahun 2012.

Artikel Terkait