Alasan Mengapa Manusia Diuji Menurut Islam

 Alasan Mengapa Manusia Diuji Menurut Islam

Kitapastibisa.id – Alasan Mengapa Manusia Diuji Menurut Islam – grid.id

Alasan Mengapa Manusia Diuji Menurut Islam – “Aku rasanya ingin mati saja!” ungkap seorang pria yang sudah muak dengan hidupnya. Ia merasakan tekanan yang begitu hebat. Kegagalan datang secara berangsur-angsur ditemani dengan rasa malu yang hebat lantaran tak mampu meraih impiannya. Ia merasa seluruh teman-temannya memandang enteng dirinya yang terus gagal dalam upaya meraih asa.

Menurutnya, mati adalah pilihan yang tepat. Ia pikir mati adalah pintu dari berakhirnya seluruh duka dan lara yang ia rasakan. Namun, Islam tidak mengajarkan cara menghadapi masalah sebagaimana demikian. Memilih jalan pintas, yakni bunuh diri, justru akan menambah persoalan. Ada banyak sebab mengapa Allah subhanahu wa ta’ala menguji hamba-Nya dengan berbagai kesulitan. Boleh jadi cobaan tersebut berbentuk kemiskinan, rasa kehilangan yang begitu berat, atau kegagalan sebagai mana kisah di atas.

Namun yang perlu diketahui adalah, Allah tidak akan mendatangkan ujian yang di luar batas kemampuan hamba-Nya sebagaimana dalam firman Allah,

“Allah tidak akan membebani seseorang di luar kemampuannya”. (Al-Baqarah: 286)

Baca Juga  Menjaga Diri Agar Senantiasa Istiqamah

Baca Juga: Pesan Agama Islam untuk Mereka yang Gemar Berkhayal

Mengapa Kita Diuji?

Ujian kehidupan datang tidak pandang bulu. Dalam agama Islam, ujian adalah suatu ketetapan yang datang dari Allah subhanahu wa ta’ala. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 155 hingga 157,

“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan  buah-buahan dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innalillahi Wa Innailaihi raajiuun”. Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”.

Lantas, mengapa manusia diuji?

Setidaknya terdapat tiga alasan mengapa Allah menguji hamba-Nya. Pertama, Allah subhanahu wa ta’ala hendak menggugurkan dosa hamba-Nya. Mengenai hal tersebut, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda dalam sebuah hadis yang berbunyi,

“Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga  Gal Gadot Tuai Kritik karena Perannya Sebagai Cleopatra

Kedua, ujian yang datang kerap mendatangkan pahala bagi yang menerimanya melalui rasa sabar saat mendapatkan ujian. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam surat Az-Zumar ayat 10 yang berbunyi,

“Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”

Alasan yang ketiga Allah hendak mengangkat derajat kita melalui ujian yang Ia datangkan. Hal tersebut sesuai dengan makna surat Al-Baqarah 155 hingga 157 manakala seseorang yang sabar dalam ujiannya adalah mereka yang mendapat petunjuk.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *