Adab Berbicara Yang Baik Dalam Islam

 Adab Berbicara Yang Baik Dalam Islam

Kitapastibisa.id – Adab Berbicara Yang Baik Dalam Islam – Dream

Adab Berbicara Yang Baik Dalam Islam – Islam mengajarkan kepada pengikutnya untuk senantiasa menjaga lisan. Di dalam agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, menjaga ucapan adalah hal yang sangat penting. Nabi bersabda,

“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhari no. 6478)

Sebuah pepatah mengatakan bahwa ucapan bisa lebih tajam daripada silet. Bagaimana tidak? Sebuah perkataan yang menyakitkan dapat membekas begitu lama dalam hati seseorang.

Tidak hanya ucapan yang menyakitkan. Menjaga lisan juga termasuk dalam menyampaikan informasi, memanggil nama orang, atau kala terkejut melihat suatu hal. Dalam hadis yang disampaikan sebelumnya, misalnya. Nabi menganjurkan umatnya untuk memahami apa yang ia bicarakan.

Soal memberikan julukan kepada orang lain atau memanggil mereka pun dibahas dalam Islam. Memanggil seseorang dengan nama yang ia sukai menjadi salah satu adab dalam berbicara. Begitu pula sebaliknya. An-Nawawi Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,

Baca Juga  Mengenal Pesantren yang Tak Hanya Belajar Ilmu Agama

“Termasuk di antara kalimat yang tercela yang umum dipergunakan dalam perkataan seseorang kepada lawannya (adalah ucapan), “Wahai keledai!”; “Wahai kambing hutan!”; “Hai anjing!”; dan ucapan semacam itu. Ucapan semacam ini sangat jelek ditinjau dari dua sisi. Pertama, karena itu ucapan dusta. Ke dua, karena ucapan itu akan menyakiti saudaranya.

Baca Juga: Balasan Bagi Orang yang Bersedekah di Kala Sempit

Berlindung Dari Perkataan Buruk dan Umpatan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47)

Untuk mengamalkan hadis tersebut, Islam mengajarkan cara yang sederhana. Cara tersebut adalah melantunkan kalimat tahmid, tahlil dan takbir sehari-hari. Kalimat itu berupa Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahuakbar. Dari Abu Hurairah berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Ada dua kalimat yang ringan diucapkan namun berat timbangan (pahala) nya, dan dicintai oleh Allah, yakni Subhanallah al-adzim subhaanallah wabihamdihi.” (HR. Al-Bukhari)

Baca Juga  Abdullah bin Ubay bin Salul, Potret Hoaks Zaman Nabi

Terdapat kondisi di mana kalimat tersebut dapat diucapkan. Sepeti kala mendapatkan nikmat, maka ucapkanlah Alhamdulillah. Kemudian, ketika terkejut atau takjub dengan suatu hal, maka ucapkanlah Subhanallah atau Allahuakbar. Sehingga kita telah melakukan adab berbicara yang baik dalam islam. Serta terjaga dari perkataan yang sia-sia bahkan kalimat-kalimat yang buruk.

Artikel Terkait